Konflik Memanas, Serangan Israel Tewaskan 9 Warga Lebanon

Kabar Internasional

Konflik Memanas, Serangan Israel Tewaskan 9 Warga Lebanon

Zunita Putri - detikJabar
Rabu, 25 Mar 2026 12:30 WIB
Asap tebal membumbung tinggi dari wilayah selatan Beirut pada Rabu (25/3/2026), setelah serangan yang dilancarkan Israel menghantam kawasan tersebut. Pemandangan dramatis terlihat ketika langit gelap diselimuti asap pekat, sementara kilatan petir ses
Mencekam! Beirut Selatan Diselimuti Asap Usai Serangan Israel. Foto: REUTERS/Amr Abdallah Dalsh
Jakarta -

Media pemerintah Lebanon melaporkan serangan Israel menewaskan sembilan orang, termasuk enam pengungsi Palestina. Serangan terjadi di sejumlah wilayah di selatan Lebanon, terutama di kawasan Sidon.

Dilansir AFP, Rabu (25/3/2026), enam korban tewas berada di sebuah kota dan kamp pengungsi Palestina di wilayah Sidon selatan. Tiga korban lainnya dilaporkan tewas di kota berbeda.

Israel diketahui meningkatkan serangan terhadap kelompok militan Hizbullah yang didukung Teheran. Eskalasi ini terjadi setelah serangan roket pada 2 Maret yang menyeret Lebanon ke dalam konflik regional, dipicu oleh serangan AS-Israel terhadap Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip Kementerian Kesehatan Lebanon, Kantor Berita Nasional (NNA) menyebut empat orang tewas dalam 'serangan musuh Israel' di kota Adloun. Dua korban lainnya tewas dalam serangan terhadap sebuah apartemen di kamp pengungsi Mieh Mieh, yang juga melukai empat orang.

ADVERTISEMENT

Di wilayah lain di Lebanon selatan, NNA sebelumnya melaporkan serangan Israel di kota Habboush menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 18 orang.

Hingga kini, belum ada komentar langsung dari militer Israel terkait serangan tersebut. Sebelumnya, militer Israel telah memperingatkan potensi serangan lanjutan di pinggiran selatan Beirut, yang dikenal sebagai basis Hizbullah dan kerap menjadi sasaran selama konflik.

Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, mengatakan pasukan Israel menargetkan "infrastruktur militer Hizbullah... di seluruh pinggiran kota dengan kekuatan yang semakin meningkat".

"Demi keselamatan Anda, Anda harus segera mengungsi," kata Adraee kepada warga.

Israel, yang pernah menduduki Lebanon selatan hampir dua dekade hingga tahun 2000, menyatakan militernya akan mengambil alih wilayah perbatasan hingga Sungai Litani, sekitar 30 kilometer dari perbatasan.

Menurut otoritas Lebanon, kampanye militer Israel telah menewaskan sedikitnya 1.072 orang dan memaksa lebih dari satu juta warga mengungsi.

Sementara itu, di Israel utara, sirene serangan udara terus berbunyi dan memaksa warga berlindung. Seorang wanita dilaporkan tewas pada Selasa setelah serangan roket dari Lebanon, menurut otoritas Israel.

Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini.

(zap/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads