Suasana hangat Idulfitri 1447 H masih sangat terasa. Usai ritual halalbihalal dan menyantap opor ayam di hari kemenangan, masyarakat kini mulai memadati berbagai destinasi wisata pada hari pertama pasca-Lebaran. Salah satu titik yang menjadi magnet utama adalah Pantai Balongan Indah atau yang populer disebut Bali 2 di Indramayu, Minggu (22/3/2026).
Pantauan di lokasi sejak pagi hari, kawasan pesisir ini sudah disesaki pengunjung. Area bibir pantai menjadi titik paling favorit; ratusan orang tampak asyik bermain air sembari menikmati semilir angin laut yang khas.
Mayoritas wisatawan datang memboyong keluarga besar. Momen libur Lebaran ini mereka manfaatkan sebagai ajang kumpul keluarga (quality time) sebelum para perantau kembali mengadu nasib di Ibu Kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Raniah (30), salah satu pengunjung asal Desa Lajer, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, mengaku sengaja memilih Bali 2 sebagai tujuan berlibur. Ia terpikat setelah melihat transformasi pantai ini yang terus bersolek di jagat maya.
"Di medsos, kan, bagus. Makanya saya tertarik ke sini," ujar Raniah kepada detikJabar, didampingi suaminya dan tiga orang anak mereka, saat ditemui di bibir pantai, Minggu (22/3/2026).
Pemandangan di Bali 2 memang sangat dinamis. Ribuan pengunjung sibuk dengan aktivitasnya masing-masing; ada yang baru tiba dengan antusias, ada yang bersiap pulang, hingga anak-anak yang tak henti bersenda gurau di tepi air.
Kepadatan ini diprediksi akan terus bertahan selama masa libur Lebaran. Namun, di balik keriuhan tersebut, terselip cerita unik dari seorang warga yang justru merasa "kewalahan" melihat banyaknya orang yang datang.
Dia adalah Sami'un (48), pengunjung asal Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Ia mengaku tidak terlalu kuat berada di tengah kerumunan yang terlampau padat.
"Saya, mah, kalau kayak gini pusing ngeliat orang-orang banyak banget. Jadi, ya sudah saya di sini (saung) saja sambil ngeliatin cucu main air," katanya.
Pesona Pantai Bali 2 ternyata tidak hanya memikat warga lokal Indramayu. Wisatawan dari kabupaten tetangga pun mulai berdatangan untuk membuktikan sendiri keindahan pantai ini.
Asep (27), misalnya. Ia rela menempuh perjalanan dari Kabupaten Kuningan bersama keluarga besarnya. Baginya, suasana pantai adalah penawar rindu untuk berkumpul bersama orang tua, saudara, hingga kakek-neneknya.
"Seru banget, ternyata memang banyak yang dari Kuningan pada ke Indramayu nyari suasana kayak gini. Dan dari Indramayu pada ke Kuningan nyari suasana yang sejuk. Ini mungkin sudah menjadi fenomena karena sudah banyak sekali. Tapi dari sekian banyak pantai, kami milih Bali 2 karena ini istimewa. Fasilitas-fasilitasnya tidak pernah lapuk, catnya tidak ada yang pudar. Kayaknya pengelola sangat memperhatikan estetika," ujar Asep.
Pihak pengelola membenarkan adanya lonjakan drastis jumlah pelancong. Tren peningkatan ini sudah mulai merangkak naik sejak Sabtu, 21 Maret 2026. Untuk menyambut wisatawan, pengelola telah melakukan berbagai persiapan matang, mulai dari perbaikan fasilitas hingga penambahan spot foto kekinian.
"Kemarin (21/3/2026) sampai 5.000 pengunjung. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik," ujar Hasan Hadliri, sekretaris di pengelolaan pantai Bali 2.
Dengan jam operasional dari pagi hingga sore hari, Pantai Bali 2 sukses mengukuhkan diri sebagai destinasi favorit bagi warga yang ingin melepas penat dengan suasana santai khas pesisir di musim libur Lebaran kali ini.
Simak Video "Video: Lautan Manusia di Pantai Bali 2 Indramayu"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)











































