Kuningan Pasang 50 CCTV untuk Pantau Arus Mudik

Kuningan Pasang 50 CCTV untuk Pantau Arus Mudik

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Selasa, 17 Mar 2026 21:00 WIB
Suasana di Kuningan.
Suasana di Kuningan. (Foto: Fahmi Labibinajib/detikJabar)
Kuningan -

Menjelang Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Kuningan memasang 50 kamera pengawas atau CCTV publik di sejumlah ruas jalan dan fasilitas umum. Selain untuk meningkatkan keamanan, keberadaan CCTV ini juga dimanfaatkan untuk memantau arus lalu lintas selama periode mudik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan Ucu Suryana melalui Kabid Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi Heri Juheri menjelaskan, puluhan CCTV tersebut telah dipasang di berbagai titik strategis, seperti Jalan Siliwangi, Bundaran Cijoho, Alun-Alun Kuningan, hingga Tugu Ikan.

Menurut Heri, sistem CCTV tersebut telah terintegrasi dalam satu pusat kendali melalui Command Center Kuningan. Tak hanya itu, jaringan pemantauan ini juga terhubung dengan Command Center Jawa Barat serta Command Center Polres Kuningan, sehingga memudahkan koordinasi lintas instansi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"CCTV yang terpasang saat ini sudah terintegrasi dengan Command Center Kuningan, bahkan juga terhubung dengan Command Center Jawa Barat dan Command Center Polres Kuningan, sehingga memudahkan koordinasi pemantauan lintas instansi," tutur Heri, Selasa (17/3/2026).

ADVERTISEMENT

Selain untuk memantau aktivitas harian masyarakat, CCTV ini juga digunakan untuk mendukung pengamanan Operasi Ketupat 2026 yang digelar Polres Kuningan dalam rangka pelayanan mudik dan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Melalui kamera pengawas tersebut, petugas dapat memantau kondisi lalu lintas hingga situasi di pos pelayanan dan pos terpadu secara lebih cepat dan akurat.

Heri menambahkan, pemasangan dan pengembangan CCTV ini tidak menggunakan dana APBD. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah pihak, seperti Diskominfo Kabupaten Kuningan, Dinas Perhubungan, Polres Kuningan, serta Telkomsel.

"Baik pemasangan maupun integrasi CCTV ke Command Center dilakukan melalui kerja sama berbagai pihak, sehingga pengembangannya dapat berjalan tanpa menggunakan dana APBD," pungkasnya.

Melalui sistem CCTV publik yang diberi nama PANON Kuningan, pemerintah daerah berharap dapat meningkatkan keterbukaan informasi, memperkuat keamanan lingkungan, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

Masyarakat juga dapat mengakses tayangan CCTV tersebut secara langsung melalui situs resmi pemerintah daerah, sehingga kondisi lalu lintas dan fasilitas publik di Kabupaten Kuningan dapat dipantau secara real time.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads