Kasus kematian tragis Putri Apriani asal Indramayu terus menjadi sorotan publik. Wanita muda itu ditemukan tewas dengan luka bakar di kamar kosnya. Seiring penyelidikan berjalan, identitas terduga pelaku terungkap, hingga akhirnya berhasil ditangkap di Nusa Tenggara Barat. Berikut rangkuman lengkap kronologinya:
1. Penemuan Jasad Putri Apriani
- Kejadian mengejutkan terjadi di sebuah rumah kos di Desa Singajaya, Indramayu. Putri ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan setelah asap terlihat keluar dari kamarnya.
"Ada laporan, ada sesosok perempuan meninggal dalam kamar. Masih dugaan lagi ada asap katanya," ujar Lurah Desa Singajaya, Senin (11/8/2025).
Pintu kamar terkunci rapat, hingga salah satu teman kos mendobrak pintu dan menemukan Putri dengan luka bakar di bagian kepala.
2. Duka Mendalam bagi Keluarga
- Kepergian Putri menorehkan luka bagi keluarga yang sama sekali tak menyangka ia meninggal dalam kondisi tragis.
Ayah korban, Karja (48), bercerita bahwa sehari sebelumnya ia meminta Putri mengambil uang transferan ibunya sebesar Rp35 juta. "Tapi semalaman ditunggu, Putri belum juga datang. Tahunya dapat kabar seperti itu," kata Karja.
Paman korban, Tamsin (58), menegaskan dugaan keluarga bahwa Putri meninggal bukan karena kecelakaan. "Anak yang sejak kecil diasuh... nyawanya diambil dengan cara yang tidak masuk akal," ujarnya.
3. Langkah Penyelidikan Polisi
- Polres Indramayu bergerak cepat melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian Putri.
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menyebut pihaknya telah melakukan olah TKP, mengerahkan Tim Inafis, hingga mendatangkan tim Labfor.
"Penyelidikan ini sudah mengarah pada upaya memastikan apakah ada unsur tindak pidana atau tidak. Semua kemungkinan kami dalami berdasarkan bukti ilmiah, saksi, dan hasil laboratorium," tegas Fajar (12/8).
(yum/yum)