Kota Bandung bersiap menjalani malam puncak Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda, Sabtu (16/5/2026). Dengan rute sejauh 3,5 kilometer, rombongan iring-iringan akan melintas dengan sambutan antusias dari warga.
Rombongan akan menempuh rute dari Kiara Artha Park. Iring-iringan kemudian bergerak ke Jalan Jakarta dan Jalan Supratman, sebelum berakhir di kawasan Gedung Sate, Jalan Diponegoro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikJabar, berbagai persiapan pun kini sedang dilakukan menjelang malam puncak Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda. Jalan Diponegoro yang berada tepat di depan Gedung Sate, kini telah ditutup dan sudah berdiri panggung untuk puncak acara.
Sebagai solusinya, pengendara yang melintas dari arah DPRD Jabar dialihkan ke Jalan Cilamaya. Sementara arah sebaliknya, tepatnya dari Jalan Supratman, dialihkan ke Jalan Sentot Alibasyah menuju Jalan Surapati.
Di sepanjang rute pawai, tepatnya di Jalan Diponegoro, Jalan Supratman dan Jalan Jakarta juga sudah dihias sedemikian rupa. Janur kuning dan umbul-umbul khas berwarna putih mendominasi hiasan tersebut jelang malam puncak kirab budaya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar mengatakan, penutupan jalan di sepanjang jalur kirab akan dimulai sejak pukul 18.00 WIB. Sementara pelaksanaan kirab dijadwalkan berlangsung pukul 19.30 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB.
Untuk mengurai kepadatan lalu lintas dan menjaga kelancaran acara, sebanyak 600 petugas gabungan akan diterjunkan di lapangan. Mereka terdiri dari unsur kepolisian, Dishub Jabar, hingga Dishub Kota Bandung. Satpol PP juga disiagakan untuk menjaga ketertiban penonton di sepanjang jalur kirab.
Bagi masyarakat yang membawa kendaraan pribadi, Pemprov Jabar telah menyiapkan sejumlah kantong parkir di sekitar lokasi acara.
"Kantong parkir akan tersebar di beberapa lokasi, yang utama itu di seputaran Gedung Sate, Kantor Inspektorat, DPRD Jabar, Masjid Pusdai, Bank Mandiri, dan Monumen Perjuangan," kata Dhani, Jumat (15/5/2026).
(ral/dir)
