Merintis Industri Musik Lokal di Garut

Hakim Ghani - detikJabar
Sabtu, 13 Agu 2022 21:00 WIB
LAS VEGAS, NV - SEPTEMBER 29:  Frontman Dan Reynolds of Imagine Dragons performs during a stop of the bands Evolve World Tour at T-Mobile Arena on September 29, 2017 in Las Vegas, Nevada.  (Photo by Ethan Miller/Getty Images)
Foto: Ilustrasi (Getty Images).
Garut -

Gelora musik indie saat ini sedang happening di Garut. Banyak musisi yang punya karya-karya juara. Tapi, mereka masih butuh dukungan, khususnya tempat untuk berkarya.

Seiring dengan munculnya Voice of Baceprot (VoB), trio hijabers metal sebagai salah satu band indie asal Garut yang kini berhasil menembus pasar musik metal dunia, band dan penyanyi indie di Garut juga ikut bermunculan.

Banyak musisi-musisi lokal yang kini berani memperlihatkan karya-karya mereka. Media sosial jadi media yang paling digemari. Sebab, jangkauan yang luas membuka peluang bagi mereka untuk memperkenalkan karyanya ke seluruh penjuru dunia.


Tak hanya itu, industri musik indie juga kini diperjuangkan sejumlah pihak melalui event dan komunitas. Salah satunya SoundHeal. Sebuah wadah musisi lokal untuk berkarya.

SoundHeal dirintis sejumlah millenial di Garut. Tujuannya, untuk menjadi tempat para musisi lokal, baik band dan musisi memperkenalkan karyanya ke masyarakat.

"Simpelnya kita jadi wadah promosi bagi musisi lokal untuk mempertunjukan karyanya," kata Goro Saputra, pengelola SoundHeal.

SoundHeal bekerjasama dengan kafe-kafe di Garut yang menyediakan live accoustic. Para musisi yang dinaungi di bawah SoundHeal diberi kesempatan untuk mengisi acaranya.

"Mencoba menjadi jembatan atau membantu teman-teman musisi supaya dikenal karyanya oleh masyarakat," katanya.

Goro mengatakan, saat ini industri musik indie di Garut masih kurang didengar. Namun, Goro dan kawan-kawannya bercita-cita agar musik indie bisa menjadi industri di Garut.

"Akan sangat menarik ketika tercipta industri musik lokal di Garut. Karena banyak teman-teman yang punya karya luar biasa," kata Goro.

Para pemusik independen di Garut sendiri saat ini terpatok pada media sosial sebagai sarana mereka dalam menyampaikan karya. Namun, tak jarang juga mereka patungan untuk menggelar event agar bisa tampil secara langsung.

"Ada kelompok kolektif yang bareng-bareng bikin event musik," kata Hasbi, salah seorang musisi indie asal Garut.

(mso/mso)