5 Fakta KDM Soroti Pemadaman Listrik Bergilir

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 24 Jun 2026 10:00 WIB
Foto: Ilustrasi pemadaman listrik, ilustrasi mati listrik. (Chat GPT)
Bandung -

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti pemadaman listrik bergilir yang kerap terjadi di wilayah Bandung Raya. Ia mendesak PT PLN untuk segera mengatasi penyebab gangguan pasokan tersebut, karena dinilai telah merugikan masyarakat serta para pelaku usaha.

Berikut 5 fakta yang jadi sorotan KDM:

Tidak Bisa Dianggap Gangguan Teknis

Menurut Dedi, pemadaman listrik tidak bisa dianggap sebagai persoalan teknis semata. Gangguan pasokan listrik yang berlangsung berulang kali berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi sektor industri yang menjadi salah satu penopang perekonomian Jawa Barat.

"Saya berharap PLN segera menyelesaikan problem ini dengan cepat. Karena pemadaman bergilir itu dari sisi makronya mengganggu sistem industri. Industri itu kalau mati listriknya, maka pabrik itu seluruh produknya gagal. Dan itu kerugian," kata Dedi hari ini.

Banyak yang Terdampak

Dedi menjelaskan, dampak pemadaman tidak berhenti pada terhentinya proses produksi. Gangguan tersebut juga bisa memicu keterlambatan pengiriman barang dan mengganggu rantai pasok industri di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh tantangan.

"Setelah itu nanti pesanan-pesanan barangnya tertunda. Ini berefek cukup berat di tengah-tengah tantangan ekonomi kita yang di globalnya lagi berat," ujarnya.

Simak Video "Video: Bos PLN Hadap Prabowo, Lapor Listrik di Pulau Jawa Mulai Membaik"


(wip/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork