Di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, kabar baik datang bagi warga Kabupaten Bandung. Melalui program pasar murah yang digelar di Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, masyarakat kini dapat memperoleh berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Program tersebut mendapat sambutan antusias dari warga, terutama kalangan ibu rumah tangga. Sejak pagi, sejumlah emak-emak tampak memadati lokasi pasar murah untuk mendapatkan paket kebutuhan pokok yang disediakan pemerintah.
Sebanyak 1.000 paket sembako disiapkan dalam kegiatan tersebut sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi tekanan kenaikan harga bahan pangan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian serta tingginya inflasi turut memengaruhi pergerakan harga berbagai kebutuhan pokok di masyarakat. Karena itu, pasar murah digelar untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
"Kita memahami di tengah impitan sekarang, inflasi tinggi, kemudian geopolitik yang belum ada jalan keluarnya. Otomatis harga-harga bahan pokok pasti ada pergerakan," kata Cucun, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, pasar murah juga menjadi salah satu langkah untuk menjaga stabilitas harga di pasaran sekaligus mengantisipasi praktik spekulasi yang dapat merugikan masyarakat.
"Sampai kita tangani terus bagaimana biar para spekulan tidak memainkan harga di pasar. Kita akan terus genjot operasi pasar murah ini di Kabupaten Bandung," katanya.
Melihat tingginya antusiasme warga, Cucun berencana memperluas cakupan program tersebut dengan menambah lokasi pelaksanaan serta jumlah paket sembako yang disediakan.
Operasi pasar murah di Kabupaten Bandung Foto: Istimewa |
Ia berharap pasar murah dapat menjangkau lebih banyak masyarakat hingga ke tingkat desa.
"Saya akan gelar pasar murah di setiap kecamatan, bahkan kalau bisa setiap desa. Kita starting dari sini, karena ada seribu paket untuk ibu-ibu di wilayah Desa Ciheulang. Semoga bisa membantu dan meringankan kondisi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari," jelasnya.
Selain membantu menekan harga kebutuhan pokok, program tersebut juga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Karena itu, Cucun mengaku akan menjalin kerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menambah jumlah paket bantuan yang dapat disalurkan kepada masyarakat.
"Saya melihat di Ciheulang ini luar biasa. Kalau seperti ini, kelihatannya kita harus siap-siap. Kita akan bantu juga masyarakat agar daya belinya kuat dengan skema penambahan paket melalui kerja sama dengan Bapanas," ucapnya.
Tak hanya dengan Bapanas, pihaknya juga berencana membangun kolaborasi dengan Perum Bulog serta dinas ketahanan pangan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Jawa Barat guna memperkuat pelaksanaan program pasar murah.
Lebih jauh, Cucun berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin setiap pekan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Ia juga mengajak para kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang duduk di DPR RI maupun DPRD untuk turut menginisiasi program pasar murah di daerah masing-masing.
"Kita ingin setiap minggu. Saya harap teman-teman saya, terutama yang di PKB, baik DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, semua gelar pasar murah ini di tiap kecamatan dan desa-desa yang ada di Kabupaten Bandung," pungkasnya.

