Cek Rute Tol Sentul Selatan-Karawang Barat Sepanjang 60 KM

Cek Rute Tol Sentul Selatan-Karawang Barat Sepanjang 60 KM

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 13 Mei 2026 13:31 WIB
Ilustrasi arus mudik
Ilustrasi jalan tol (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Bandung -

Pemerintah tengah mematangkan persiapan proyek infrastruktur raksasa di Jawa Barat yang akan menghubungkan wilayah Bogor hingga Karawang secara langsung. Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat, yang merupakan bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) III, diproyeksikan menjadi urat nadi baru guna memangkas waktu tempuh perjalanan antarwilayah dan mengurangi kepadatan di jalur logistik utama.

Proyek strategis ini menelan nilai investasi yang sangat besar, mencapai Rp 34,75 triliun, dan saat ini telah memasuki tahapan krusial dalam proses lelang. Berikut ringkasannya yang dirangkum detikJabar dari pemberitaan detikFinance, Rabu (13/5/2026).

Rute dan Titik Hubung Tol Sentul-Karawang

Jalur ini dirancang untuk membentang di sepanjang wilayah strategis Jawa Barat guna menciptakan aksesibilitas yang lebih efisien bagi masyarakat dan pelaku industri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Panjang Lintasan: Jalan tol ini akan memiliki total panjang sekitar 60,36 kilometer.

Titik Awal dan Akhir: Rute ini akan menghubungkan Sentul Junction di Kabupaten Bogor secara langsung dengan Karawang Junction di Kabupaten Karawang.

ADVERTISEMENT

Target Pengguna: Jalur ini diharapkan menjadi alternatif utama bagi warga yang kerap menghadapi kepadatan lalu lintas di jalur menuju kawasan industri Karawang maupun akses menuju Jakarta.

Integrasi Strategis dengan Tiga Persimpangan Utama

Salah satu keunggulan teknis dari Tol Sentul Selatan-Karawang Barat adalah integrasinya dengan sejumlah ruas tol eksisting melalui tiga persimpangan besar.

  • Koneksi Tol Bogor: Terhubung langsung dengan Tol Bogor Ring Road (BORR).
  • Koneksi Japek Selatan: Terintegrasi dengan ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan.
  • Koneksi Japek Eksisting: Menyambung ke ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang sudah beroperasi saat ini.

"Di Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat terdapat 3 persimpangan yang menghubungkan Tol Bogor Ring Road, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan, dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting," tulis detail proyek tersebut.

Update Tahapan Lelang dan Skema Investasi Rp 34,75 Triliun

Sebagai proyek prakarsa badan usaha (unsolicited), progres administrasi jalan tol ini terus berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah.

  • Status Lelang: Proyek ini telah memasuki babak baru di mana registrasi prakualifikasi peserta lelang telah resmi ditutup.
  • Kronologi Penutupan: "Layanan registrasi peserta lelang telah ditutup pada Jumat, 1 Mei 2026 pukul 16.00 WIB," demikian bunyi pengumuman resmi dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).
  • Skema Kontrak: Menggunakan struktur DBFOMT (Design Build Finance Operational Maintenance Transfer), yang berarti badan usaha pemenang bertanggung jawab penuh atas desain hingga pemeliharaan selama masa konsesi.
  • Masa Konsesi: Pengelolaan jalan tol oleh badan usaha direncanakan berlangsung selama 40 tahun.

Spesifikasi Teknis dan Harapan Efek Ekonomi

Pembangunan tol ini disiapkan dengan standar teknis tinggi untuk mengakomodasi volume kendaraan yang masif di masa depan.

  • Konfigurasi Jalur: Dirancang memiliki empat jalur dua arah (4x2) guna menjamin kelancaran arus lalu lintas.
  • Mekanisme Pengembalian: Investasi badan usaha akan dikembalikan melalui mekanisme user charge atau tarif tol yang dibayarkan pengguna.
  • Dukungan Pemerintah: Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan rencana jaminan melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII).
  • Peluang Pertumbuhan: Selain mengurangi kemacetan di Tol Japek eksisting, kehadiran proyek ini diproyeksikan membuka peluang ekonomi baru di sektor properti, industri, dan perdagangan di sekitar koridor rute tersebut.

Kehadiran Tol Sentul Selatan-Karawang Barat ini menjadi salah satu proyek infrastruktur terbesar di Jawa Barat dalam beberapa tahun terakhir, yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan logistik nasional. Saat ini, proses administrasi terus berlanjut guna menentukan badan usaha yang akan mengeksekusi pembangunan fisik jalan tol sepanjang 60 kilometer tersebut.




(bbp/bbp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads