Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 7.346 Triliun

Anisa Indraini - detikJabar
Selasa, 17 Mar 2026 14:31 WIB
Ilustrasi (Foto: Getty Images/Richard Darko).
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) merilis laporan terbaru mengenai posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia. Pada Januari 2026, angka ULN tercatat mencapai US$ 434,7 miliar atau setara dengan Rp 7.346 triliun (asumsi kurs Rp 16.900). Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 1,7% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengungkapkan bahwa tren kenaikan pada awal tahun 2026 ini utamanya dipicu oleh aktivitas ULN di sektor publik.

"Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya," kata Denny dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/3/2026).

Jika dibedah lebih dalam, ULN pemerintah pada Januari 2026 menyentuh angka US$ 216,3 miliar, atau tumbuh 5,6% (yoy). Kenaikan ini disebabkan oleh penarikan pinjaman luar negeri guna mendanai berbagai program dan proyek strategis pemerintah. Selain itu, derasnya aliran modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional turut memberi andil.

"Seiring dengan tetap terjaganya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global," ucapnya.

Simak Video "BI Pertahankan Rate 4,75%: Rupiah Dijaga, Kredit Didorong"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork