Lingkungan Kerjanya Berbahaya, Intip Gaji Karyawan Freeport

Kabar Nasional

Lingkungan Kerjanya Berbahaya, Intip Gaji Karyawan Freeport

Tim detikFinance - detikJabar
Rabu, 07 Sep 2022 02:00 WIB
Lokomotif buatan Jerman milik PT Freeport Indonesia tengah beroperasi mengankut material tambang di Tambang Grasberg Block Cave, Grasberg, Papua.
Karyawan Freeport (Foto: Grandyos Zafna)
Bandung -

PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan salah satu perusahaan tambang emas raksasa yang beroperasi di Mimika, Papua. Lingkungan kerja yang berbahaya, jelas membuat gaji karyawan di tempat ini lebih besar daripada rata-rata gaji nasional sesuai dengan risiko kerjanya.

Presiden Komisaris PTFI Richard Adkerson menegaskan bahwa perusahaan memberikan gaji yang adil pada karyawannya sesuai dengan risiko pekerjaan. Hal tersebut disampaikan saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Tembagapura pada Rabu (31/8/2022).

Lalu berapa gaji karyawan Freeport ?


Mengutip detikFinance dari CNBC, Jumat (2/9/2022), diperkirakan para komisaris Freeport memiliki gaji hingga Rp 6,5 miliar setahun sementara para direksi mendapatkan Rp 5,8 miliar. Namun sebagai catatan jumlah itu adalah angka total keseluruhan para anggota, bukan perorangan.

Sedangkan untuk para karyawan selain komisaris dan direksi juga bisa mendapatkan gaji dengan nominal yang tidak bisa diremehkan. Berikut Daftarnya:

- Internship Rp 1 juta - Rp 2 juta per bulan

- Geotechnical Engineer: Rp 15 juta - Rp 46 juta per bulan

- Engineer: Rp 19 juta - Rp 24 juta per bulan

- Superintendent: Hingga Rp 63 juta per bulan

- Instructor, Safety Contractor: Rp 14 juta - Rp 15 juta per bulan

- QA Engineer: Rp 16 juta - Rp 18 juta per bulan

- Community Relations: Rp 21 juta - Rp 22 juta per bulan

- Training and Development Manager: Rp 54 juta - Rp 58 juta per bulan

- Mechanic: Rp 31 juta - Rp 34 juta per bulan

- Heavy Duty Equipment Mechanic: Rp 20 juta - Rp 21 juta per bulan

- Mechanical Maintenance Engineer: Rp 14 juta - Rp 15 juta per bulan

- Security Officer Contractor: Rp 3 juta per bulan

- Senior Supply Chain Analyst: Rp 32 juta - Rp 35 juta per bulan

- Programmer: Rp 17 juta - Rp 18 juta per bulan

- Fresh Graduate Engineer Internship: Rp 6 juta per bulan

- Staff Accountant: Rp 10 juta per bulan

- Metallurgical Engineer: Rp 13 juta - Rp 15 juta per bulan

- Instructor: Rp 20 juta - Rp 22 juta per bulan

- Senior Officer: Rp 20 juta - Rp 22 juta per bulan

- Chief Engineer: Rp 32 juta - Rp 35 juta per bulan

Berdasarkan catatan detikcom, pada 17 Maret 2022 lalu PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama 3 organisasi serikat pekerja/buruh telah sepakat akan meningkatkan upah dan beberapa komponen benefit bagi karyawan PTFI. Perjanjian kerja bersama ini diketahui berlaku selama 2 tahun.

Adapun penandatanganan PKB XXII ini dilakukan oleh Presiden Direktur PTFI Tony Wenas serta para Ketua Serikat Pekerja/Buruh, mulai dari Ketua PK FPE Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) PTFI Albert Janampa, Ketua Serikat Pekerja Mandiri Papua (SPMP) PTFI Virgo Solossa, dan Ketua PUK SP KEP Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PTFI Lukas Saleo.

"Ini adalah salah satu penyelesaian PKB yang tercepat karena memang semua pihak melakukan dengan hati niat yang tulus tidak ada kepentingan pribadi. Karena kalau perusahaan ini berjalan dengan baik, karyawan akan sejahtera," kata Tony di Four Points, Manado, Kamis (17/3/2022).

Tony merinci sejumlah kesepakatan dalam perjanjian tersebut secara garis besar, termasuk kesepakatan mengenai skema meningkatkan upah pokok karyawan Pratama PTFI pada tahun 2022 dan 2023.

Ia menambahkan perjanjian ini turut menyepakati pembayaran tambahan satu kali tabungan hari tua dan peningkatan bantuan pendidikan anak sekolah. Sekaligus adanya perluasan layanan maupun cakupan kartu perawatan medis perusahaan.

Artikel ini telah tayang di detikFinance dengan judul Tempat Kerjanya Berbahaya, Freeport Blak-blakan soal Gaji Karyawan

(yum/yum)