Kajian Subuh Bersama UAS, Bupati Bogor Ingatkan Etos Kerja ASN

Kajian Subuh Bersama UAS, Bupati Bogor Ingatkan Etos Kerja ASN

Andry Haryanto - detikJabar
Selasa, 27 Okt 2026 06:02 WIB
Kajian Subuh bersama Ustaz Abdul Somad di Masjid Raya Nurul Wathon, Cibinong, Senin (26/10/2026).
Foto: Istimewa
Bogor -

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak aparatur pemerintah menjadikan peringatan HUT ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian dan memberikan pelayanan tulus kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan salat dan kajian Subuh bersama Ustaz Abdul Somad di Masjid Raya Nurul Wathon, Cibinong, Senin (26/10/2026). Wakil Bupati Bogor Jaro Ade dan Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika turut hadir bersama ASN di lingkungan Pemkab Bogor serta sejumlah instansi vertikal.

Bagi Rudy, pengabdian harus tercermin dalam pelaksanaan tugas pemerintahan maupun sikap sehari-hari. Kepedulian terhadap sesama dan kesediaan menjaga persaudaraan menjadi bekal utama untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap langkah kita dalam menebar kebaikan, mempererat persaudaraan, dan memberikan manfaat bagi sesama," ujar Rudy.

Semangat pengabdian tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan ASN melalui kegiatan keagamaan. Mewakili Bupati, Ajat mengatakan Korpri perlu memberikan perhatian pada kebutuhan jasmani sekaligus penguatan rohani anggotanya. Landasan moral dan keagamaan diharapkan menyertai kemampuan aparatur dalam menjalankan pekerjaan.

ADVERTISEMENT

Menurut Ajat, materi kajian Abdul Somad sangat relevan dengan keseharian peserta. Pembahasannya mencakup kebiasaan sejak bangun tidur hingga cara ASN menjalankan peran dan tanggung jawab di tengah masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat berlangsung rutin agar manfaatnya terus dirasakan setelah rangkaian peringatan HUT Korpri selesai.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan, tidak hanya dalam rangka memperingati HUT Korpri. Sebab, kita memang membutuhkan siraman rohani secara rutin," ungkap Ajat.

Ada hal yang mendapat perhatian khusus dari Ajat dalam pelaksanaan kajian tersebut, yakni panitia tidak menerapkan sistem absensi. Ia mengapresiasi antusiasme peserta dan berharap kehadiran mereka berangkat dari kebutuhan untuk belajar serta memperkuat kehidupan rohani.

"Saya cukup bangga karena ternyata antusiasme ASN untuk hadir sangat baik. Artinya, mereka mengikuti kegiatan ini bukan karena diwajibkan atau karena adanya absensi, tetapi mudah-mudahan benar-benar tumbuh dari kesadaran dan kebutuhan pribadi untuk mendapatkan ilmu serta penguatan rohani," jelasnya.

Melalui pembinaan tersebut, Korpri Kabupaten Bogor berharap profesionalisme dan kedisiplinan ASN tumbuh bersama integritas. Bekal tersebut diharapkan hadir dalam pekerjaan sehari-hari, terutama ketika aparatur menjalankan tanggung jawab dan melayani masyarakat.



(tya/tey)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads