Krisis Air di Subang Selatan, Kang Rey Optimalkan Perumda TRS

Dian Firmansyah - detikJabar
Minggu, 25 Okt 2026 17:30 WIB
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (jaket hijau). (Foto: Dok. Pemkab Subang)
Subang -

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi meninjau wilayah terdampak kekeringan dan krisis air bersih di Kecamatan Jalancagak dan Kecamatan Ciater, Sabtu (24/10/2026).

Kehadiran Bupati Subang beserta rombongan yang menggunakan sepeda motor disambut masyarakat Desa Sarireja, Kecamatan Jalancagak, dan Desa Palasari, Kecamatan Ciater. Diketahui, warga di dua desa tersebut telah mengalami krisis air bersih selama dua pekan terakhir. Dalam peninjauan ini, turut didistribusikan sebanyak 6 tangki air bersih untuk warga setempat.

Saat ditemui di sela peninjauan, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey mengungkapkan krisis air bersih tidak hanya dipicu oleh faktor cuaca, tetapi juga kondisi sumur warga di wilayah Subang Selatan yang tergolong dangkal.

"Masih memanfaatkan sumur bor dengan kedalaman 65 meter, sehingga musim kemarau panjang seperti ini kesulitan air" ujar Kang Rey, Sabtu (24/10/2026).

Kang Rey menegaskan, ke depannya daerah ini tidak akan lagi mengalami krisis air bersih. Ia berencana memanfaatkan sumber mata air Cikanyere dengan mengoptimalkan peran Perumda Tirta Rangga Subang (TRS).

"Insyaallah, tahun depan kita akan meminta PDAM untuk memasang pipa dari sumber mata air," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Perumda TRS, Lukman Nurhakim menyampaikan warga Sarireja selama ini belum terlayani oleh Perumda TRS dan masih mengandalkan mata air yang dikelola swadaya oleh warga.

Ia memastikan bahwa ke depannya Perumda TRS akan hadir dan memberikan pelayanan air bersih bagi masyarakat di wilayah tersebut.

"Menindaklanjuti perintah Pak Bupati, kami akan upayakan, dilayani dengan jaringan baru dari mata air Cikanyere, dengan jarak sekitar 5 Km." ucap Lukman.

Lukman menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah strategis agar masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih.

"Kami akan track (menelusuri) jaringan pipa dan biaya yang dibutuhkan. Mudah-mudahan bisa dilayani secara gravitasi." Pungkasnya.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Subang, para kepala perangkat daerah terkait, serta camat setempat.




(sud/sud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork