detikers yang sedang menyusun rencana kuliner ke Bandung, jangan hanya berhenti pada batagor, seblak, atau surabi. Di jalur Lembang yang sejuk dan dipenuhi hamparan perkebunan, ada satu sajian khas yang selalu memancing rasa penasaran, yaitu sate kelinci.
Aromanya menguar dari panggangan sederhana di tepi jalan. Dagingnya dibakar hingga kecokelatan, lalu disajikan hangat bersama bumbu kacang atau sambal kecap.
Sate kelinci memang bukan menu yang mudah ditemukan di kota besar. Teksturnya cenderung padat, sedikit lebih kenyal daripada ayam, tetapi tetap gurih dan tidak berlemak berlebih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penasaran ada apa saja? Berikut delapan tempat yang bisa dikunjungi saat sedang berada di Bandung. Jangan lupa ajak sanak saudara agar terasa lebih hangat suasananya dan makin menyenangkan.
1. Sate Kelinci Asli Khas Pak Rusli
Warung ini menjadi salah satu nama yang paling sering disebut saat wisatawan mencari sate kelinci di Lembang. Mengutip dari beberapa sumber, lokasinya berada di Jalan Raya Lembang KM 13, Gudangkahuripan, Kabupaten Bandung Barat, tepat di jalur yang biasa dilewati kendaraan dari Bandung menuju kawasan wisata Lembang.
Menu andalannya tentu sate kelinci, yang umumnya disajikan dengan bumbu kacang serta nasi hangat. Beberapa sumber menyebut harga satu porsi berada di kisaran Rp 30.000 hingga Rp 40.000, umumnya buka sejak pukul 07.00 WIB hingga malam, dengan jam operasional yang dapat berubah pada akhir pekan.
2. Sate Kelinci Pa Pepen
Sate Kelinci Pa Pepen cocok bagi detikers yang ingin makan siang maupun makan malam di Lembang. Warung ini berada di Jalan Raya, Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dan dikenal membuka layanan sejak pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.
Mengutip dari beberapa sumber, berbeda dari banyak sate kelinci yang memakai guyuran kacang, Pa Pepen menyajikan satenya dengan sambal kecap serta lalapan timun dan tomat. Gaya penyajian ini menyerupai sate kambing, sehingga cocok bagi yang menyukai rasa gurih, manis, dan sedikit pedas tanpa sensasi kacang yang tebal.
3. Sate Karmel Mbok Gemi
Nama Sate Karmel Mbok Gemi sudah lama melekat pada kuliner Lembang. Mengutip dari beberapa sumber, warung ini berlokasi di Jalan Raya Lembang Nomor 16, Lembah Karmel, Jayagiri, dan menyediakan menu sate kelinci, ayam, serta sapi.
Selain itu, Sate Karmel Mbok Gemi tercatat membuka layanannya sejak pukul 07.00 atau 08.00, tergantung pada operasional masing-masing cabang. Harga menunya sendiri berada di kisaran Rp 25.000 hingga Rp 50.000.
Salah satu daya tariknya adalah menjadi salah satu pelopor kuliner sate kelinci di Lembang yang telah dirintis sejak tahun 1978. Pengalaman bersantap di kawasan berudara sejuk ini selalu berhasil menarik minat para pelancong kuliner dari berbagai daerah.
4. Sate Kelinci Pak Wawan
Berdasarkan media sosialnya @sate.kelinci.pak.wawan, warung kuliner ini berlokasi di Jalan Raya Lembang, Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Tempat ini beroperasi setiap hari Senin hingga Minggu pukul 09.00 - 20.00 WIB, khusus hari Sabtu buka hingga pukul 21.00 WIB.
Sate Kelinci Pak Wawan menjadi pilihan pas untuk santap siang maupun malam setelah beraktivitas di kawasan wisata Lembang. Selain sate kelinci seharga Rp 35.000 per porsi, warung ini menawarkan berbagai hidangan olahan kelinci lainnya seperti sop kelinci, tongseng kelinci, gulai kelinci, hingga nasi goreng kelinci.
Tersedia pula pilihan menu ayam, kambing, mi, dan varian hidangan pendamping dengan harga mulai Rp 5.000 hingga Rp 35.000.
5. Sate Kelinci Pak Sapri
RM Sate Kelinci Pak Sapri merupakan salah satu pelopor kuliner sate kelinci di Lembang yang sudah berdiri sejak tahun 1995. Rumah makan utamanya berlokasi strategis di Jalan Raya Lembang KM 12, Gudangkahuripan, tidak jauh dari objek wisata populer Farm House Susu Lembang dan Griya Batik Bandung.
Selain area rumah makan utama di pinggir jalan raya, Pak Sapri juga memiliki kedai legendaris di dalam gang Kp. Cihideung, seberang Kantor Desa Gudang Kahuripan, yang uniknya beroperasi 24 jam penuh setiap hari.
Sajian utamanya mengandalkan kelembutan daging kelinci yang empuk, bebas bau amis, dan disiram bumbu kacang pekat. Menunya cukup bervariasi, mulai dari Sate Kelinci reguler, Sate Penyet, Tongseng, hingga Nasi Goreng.
Berdasarkan situs pemesanan online, hidangan di RM Pak Sapri dibanderol dengan kisaran harga Rp 1.500 hingga Rp 48.000 per porsi, sehingga memudahkan detikers yang ingin menyantapnya langsung di tempat maupun memesannya secara online.
6. Sate Karmel Dipatiukur
Sate Karmel Dipatiukur hadir menjadi alternatif kuliner strategis bagi warga kota yang mendambakan kelezatan sate khas Lembang tanpa harus menembus kemacetan ke area utara.
Mengutip dari beberapa sumber, kedai yang berlokasi di Jl. Dipatiukur No. 232, Lebakgede ini beroperasi setiap hari mulai pukul 12.00 hingga 23.00 WIB.
Tempat ini secara konsisten menyajikan pilihan sate populer seperti sate jando, sate kelinci, sate sapi, hingga sate kambing dengan kisaran harga Rp 30.000 sampai Rp 50.000 per porsi lengkap dengan nasi atau lontong.
Kehadiran menu sate kelinci dan sate jando yang kenyal menjadi magnet tersendiri bagi para pecinta kuliner yang berburu hidangan unik di tengah kota.
Selain itu, jam operasionalnya yang panjang hingga menjelang tengah malam menjadikan kedai ini sebagai destinasi berburu kuliner malam yang sangat ideal. Untuk menikmati kelezatan ini, detikers bisa langsung meluncur ke lokasi atau memesannya secara praktis melalui platform digital.
7. Sate Kelinci Ibu Dedeh
Bagi detikers yang merindukan kuliner legendaris di kawasan utara, Sate Kelinci Ibu Dedeh hadir sebagai destinasi kuliner otentik yang telah bertahan puluhan tahun di tengah gempuran kafe modern Lembang.
Mengutip dari beberapa sumber, kedai legendaris ini berlokasi strategis di Kampung Andir, Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, tepat di samping area Makam Pahlawan Nasional Otto Iskandar Dinata dengan jam operasional setiap hari dari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB, dan buka lebih awal pada akhir pekan pukul 07.00 WIB.
Selain itu, berdasarkan situs pemesanan online, warung ini menyajikan hidangan hangatnya dengan kisaran harga Rp 35.000 hingga Rp 45.000 per porsi.
Daya tarik utama dari kedai Ibu Dedeh terletak pada konsistensi resep tradisional selama lebih dari 27 tahun dan keberagaman olahan daging kelincinya. Berbeda dengan warung sate biasa, di sini Detikers bisa mengeksplorasi daging kelinci yang terkenal empuk dan bertekstur halus ke dalam berbagai variasi hidangan.
Mulai dari sate kelinci dengan siraman bumbu kacang yang gurih kental, sate Maranggi kelinci yang kaya rempah, hingga sajian berkuah seperti tongseng dan gulai kelinci. Hidangan berkuah ini menjadi alternatif menu yang sangat pas dan memikat untuk menghangatkan tubuh ketika kabut dan udara dingin Lembang mulai turun menyelimuti sore serta malam hari.
8. Dapoer Mitoha (Ibu Neneng Sate Lembang)
Berdasarkan media sosialnya @dapoermitohalembang, Dapoer Mitoha Khas Ibu Neneng berlokasi strategis di Jalan Raya Lembang Nomor 63, Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Rumah makan khas Sunda ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.30 hingga 19.00 WIB, dengan penutupan yang fleksibel bergantung pada jadwal reservasi pengunjung.
Daya tarik utamanya terletak pada sajian masakan Sunda yang komplit dipadukan dengan aneka olahan sate khas Lembang. Berdasarkan unggahan menu di media sosialnya, harga makanan dan minuman di sini sangat bervariasi, mulai dari Rp 2.000 untuk hidangan pendamping seperti tahu dan tempe, hingga Rp 195.000 untuk paket nasi liwet keluarga porsi empat orang.
Pengunjung dapat menikmati aneka pilihan sate seperti sate kelinci, sate ayam, sate kambing, dan sate sapi seharga Rp 50.000 per porsi. Selain itu, tersedia pula hidangan khas Sunda lainnya seperti karedok, jengkol balado, belut sawah goreng, sop buntut, gulai, hingga olahan gurame yang siap melengkapi momen bersantap bersama keluarga.
(yum/yum)
