Kebakaran di Tasikmalaya, Dua Rumah Panggung Jadi Abu

Kebakaran di Tasikmalaya, Dua Rumah Panggung Jadi Abu

Deden Rahadian - detikJabar
Rabu, 21 Okt 2026 15:33 WIB
Kebakaran di Tasikmalaya
Kebakaran di Tasikmalaya (Foto: Istimewa).
Tasikmalaya -

Dua unit rumah panggung di Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya ludes dilalap si jago merah, Rabu siang (21/10). Beruntung, tidak ada korban jiwa, namun dua keluarga harus kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta bendanya.

Dua rumah yang terbakar masing-masing milik Kurniasih (61), seorang ibu rumah tangga, dan Sahli (52), seorang pedagang keliling. Kedua rumah diketahui nyaris berdempetan.

Saksi mata di lokasi, Sarip (61), mengatakan api dengan cepat membesar dan menghanguskan kedua rumah yang seluruhnya terbuat dari kayu tersebut. Lokasi yang cukup jauh membuat pemadaman terkendala.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apinya cepat besar panas terikan. Tambah banyak yang mudah terbakar," Kata Sarip.

Kapolsek Tanjungjaya, Ipda Hendi Herdiansyah, menyebut api diduga berasal dari tungku kayu bakar atau dalam bahasa Sunda disebut hawu, di dapur rumah milik Sahli.

Saat itu, Sahli tengah meninggalkan rumahnya untuk berdagang keliling seperti biasanya. Dia tidak menyadari jika api di tungku belum sepenuhnya padam.

"Api diduga berasal dari tungku atau hawu di dapur rumah Sahli yang ditinggalkan pemiliknya melaksanakan aktivitas berdagang keliling. Lalu api membesar dan membakar rumah Sahli,"kata Hendi pada detikjabar Rabu (21/10).

Karena konstruksi rumah yang terbuat dari kayu dan papan, api dengan cepat merambat. Hanya dalam hitungan menit, api melompat ke rumah milik Kurniasih yang berada tepat di sampingnya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

"Namun kencangnya angin dan minimnya sumber air membuat api sulit dikendalikan hingga menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya," Kata Hendi.

Kedua rumah tersebut ludes tak bersisa. Perabotan, pakaian, dokumen penting, hingga stok barang dagangan ikut menjadi abu.

"Tidak ada korban jiwa, namun atas kejadian tersebut masing-masing korban mengalami kerugian," kata petugas.

Kurniasih ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 40 juta, sementara Sahli sekitar Rp 30 juta. Total kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai Rp 70 juta.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi TKP, mengamankan lokasi, dan meminta keterangan sejumlah saksi.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati, terutama saat meninggalkan tungku atau api di dapur dalam keadaan masih menyala," ujar Hendi.

Kini, kedua keluarga korban terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Puing-puing arang dan sisa kayu yang hangus masih terlihat di lokasi kejadian, menjadi saksi bisu pilunya peristiwa siang itu.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Niat Mau Bantu Padamkan Api, Pria di Makassar Tewas Tersengat Listrik"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads