Pemuda Tasikmalaya Ditemukan Tewas Mengenaskan di Tepi Rel KA

Pemuda Tasikmalaya Ditemukan Tewas Mengenaskan di Tepi Rel KA

Faizal Amiruddin - detikJabar
Rabu, 21 Okt 2026 15:08 WIB
Conceptual shot of feet with a hospital information ring and tag representing death
Ilustrasi (Foto: Getty Images/nico_blue).
Tasikmalaya -

Seorang pemuda berusia 26 tahun berinisial F ditemukan tewas mengenaskan setelah tertemper Kereta Api (KA) Serayu relasi Pasar Senen-Purwokerto di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Parhon, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Rabu (21/10/2026) dini hari.

Informasi yang dihimpun, insiden tragis tersebut terjadi sekira pukul 02.05 WIB di KM 263+9 Petak Jalan Antara Stasiun Rajapolah dan Stasiun Indihiang.

Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Indihiang menerima laporan dari Masinis KA Serayu terkait adanya pejalan kaki yang tertemper kereta di petak jalan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menerima informasi tersebut, petugas pengamanan rel langsung melakukan penyisiran di Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama warga sekitar.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka sangat parah.

ADVERTISEMENT

Guna penanganan lebih lanjut, petugas pengamanan stasiun segera berkoordinasi dengan Polsek Indihiang, Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, serta piket fungsi Mako Polres Tasikmalaya Kota untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit.

Semula, korban ditemukan tanpa mengantongi identitas. Kepastian sosok pemuda tersebut baru terungkap setelah pihak kepolisian melakukan konfirmasi ciri-ciri fisik dan barang peninggalan korban bersama pihak keluarga di rumah sakit.

Tangis haru pun tak terbendung di kamar mayat RSUD. Kakak ipar korban tak kuasa menahan tangis saat mengenali adiknya dari celana pendek serta sandal selop hitam yang diamankan petugas dari TKP.

Suasana kian memilukan ketika paman dan kerabat korban melihat langsung kondisi jasad F di ruang tindakan hingga meneteskan air mata.

Informasi yang dihimpun dari pihak keluarga menyebutkan, F merupakan anak bungsu yang selama ini tinggal bersama sang ibu yang sedang terbaring sakit. Sementara sang ayah telah terlebih dahulu meninggal dunia.

Di mata keluarga, almarhum dikenal sebagai pribadi yang penurut, meski cenderung tertutup dan jarang bepergian jauh selain mengantar kakaknya bekerja.

Pihak keluarga mengaku sangat terkejut dan tidak menyangka F pergi begitu cepat dengan cara yang tragis.

Pasalnya, tepat sehari sebelum kejadian, keluarga besar mereka baru saja bersuka cita berkumpul merayakan acara pertunangan kakak almarhum.

Saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian Polres Tasikmalaya Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Indihiang, Kompol Cecep Bambang, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut Cecep, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah penanganan. Mulai dari mengevakuasi korban, melakukan identifikasi hingga berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

"Kejadiannya dini hari tadi, saat ditemukan tak ada identitas dan kondisinya mengenaskan. Tapi sudah berhasil kami identifikasi, seorang pemuda warga tak jauh dari TKP," kata Cecep.

Terkait motif di balik insiden itu, Cecep mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Untuk motifnya sendiri masih dalam penyelidikan, sementara belum dapat disimpulkan," kata Cecep.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Menhub Ungkap Kronologi Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads