Kelompok masyarakat dan mahasiswa berencana menggelar demonstrasi di Kota Bandung. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah. Guna mengawal jalannya penyampaian pendapat, kepolisian telah menyiapkan ribuan personel gabungan.
Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif mengatakan sebanyak 3 ribu lebih personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan.
"3.248 personel. Semua, ya gabungan, gabungan Polda, kan Polda mem-backup Polrestabes. Ada TNI dari Kodim Kota Bandung, sama dari Satpol PP, Dishub dan Damkar," kata Teddy kepada wartawan di kawasan Asia Afrika, Selasa (20/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya di kawasan Gedung DPRD Jabar, Teddy menyebut demonstrasi di Kota Bandung akan berlangsung di beberapa titik.
"Di beberapa titik ya," ujarnya.
Terkait rekayasa lalu lintas, Teddy menegaskan bahwa kebijakan tersebut akan dilakukan secara situasional.
"Situasional ya kalau itu," tambahnya.
Teddy mengimbau kepada para demonstran agar tetap menjaga keamanan dan tidak melakukan perusakan fasilitas umum.
"Tertib ya. Saling menghormati, apalagi ada fasilitas umum yang digunakan oleh masyarakat. Jangan sampai menimbulkan kemacetan, menimbulkan komplain dari masyarakat, yang penting tertib kemudian tidak anarkis tidak merusak fasilitas umum. Karena itu kan berasal dari pajaknya masyarakat juga, kan ya," pungkasnya.
(wip/sud)
