Buntut Pencambukan di Bogor, Korwil dan Kepala SPPG Purwakarta Dipecat

Kabar Nasional

Buntut Pencambukan di Bogor, Korwil dan Kepala SPPG Purwakarta Dipecat

Tim detikcom - detikJabar
Senin, 19 Okt 2026 18:58 WIB
Ketua KPPI Bogor Haidir menjelaskan soal peristiwa pria dicambuk di area kantor, Kamis (15/10/2026).
Ketua KPPI Bogor Haidir menjelaskan soal peristiwa pria dicambuk di area kantor, Kamis (15/10/2026). (Foto: dok. Istimewa)
Bogor -

Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) berinisial GD yang viral mencambuk Kepala SPPG Purwakarta berinisial RAN menjalani sidang kode etik di kantor Badan Gizi Nasional (BGN). Hasilnya, GD dan RAN disanksi disiplin dan dicopot dari jabatannya.

"Iya (Korwil dan Ka SPPG dicopot). Ka SPPG sudah ditarik dari posisi terakhirnya sebagai Ka SPPG di sana (di Purwakarta)," kata juru bicara BGN Tysa Novenny dihubungi detikcom, Senin (19/10/2026).

Tysa menyebutkan, GD dan RAN dianggap sama-sama melakukan kesalahan berdasarkan hasil sidang kode etik. Keduanya dianggap sama-sama tidak bisa menahan diri sehingga terjadi keributan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Intinya keduanya sama-sama kena sanksi ya, karena masing-masing punya porsi tidak bisa sama-sama mengontrol diri. Semoga ini bisa jadi pembelajaran buat keduanya," kata Tysa.

Pemicu Cambukan

Deputi Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Ketut Sumedana mengungkap pemicu Korwil SPPG Purwakarta mencambuk. Peristiwa itu terjadi lantaran adanya perselisihan antara kedua belah pihak.

ADVERTISEMENT

"Ada perselisihan keduanya," kata Ketut saat dihubungi, Sabtu (16/10/2026).

Ketut tidak merinci perselisihan keduanya. Namun dia menuturkan kedua pihak sudah bersepakat damai, tapi BGN tetap minta proses hukum berjalan.

"Walaupun saling memaafkan, di antara mereka sudah ada perdamaian, tetap kita minta proses hukum, karena sudah mencoreng nama baik institusi," ujarnya.

Ketut mengatakan BGN juga telah melakukan investigasi dan memastikan pelaku mendapat sanksi. Namun dia belum dapat menyampaikan sanksi apa yang nantinya akan diberikan.

"Kita sudah lakukan investigasi kepada yang bersangkutan, sudah pasti disanksi, kita tidak toleransi terhadap kekerasan," tuturnya.

"Sanksi belum bisa kami sampaikan karena itu domain pimpinan," lanjutnya.

Terekam Kamera

Untuk diketahui, seorang pria terekam kamera dicambuk oleh seseorang di dalam salah satu ruangan di kantor KPPG Bogor, Jawa Barat, dan viral di media sosial. Kepala KPPG Bogor Haidir mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (14/10), sekitar pukul 15.00 WIB.

Haidir mengatakan pihaknya masih mendalami pemicu kejadian kekerasan tersebut. Haidir juga mengaku sudah berkoordinasi dengan BGN untuk menentukan sanksi untuk pelaku.

"Pertama memang kemarin kami secara langsung sudah menegur dengan keras terhadap kedua SPPI tersebut, dan menyampaikan bahwa itu tidak boleh terjadi," kata Kepala KPPG Bogor Haidir, Jumat (16/10).

"Kedua, kami juga berkoordinasi dengan pimpinan kami di Jakarta (Kepala BGN) untuk mendapatkan arahan, seperti apa nanti mungkin punishment yang akan diberikan," lanjutnya.

Artikel ini telah tayang di detikJabar. Baca selengkapnya di sini.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads