ODGJ Ngamuk Pecahkan 9 Kaca Jendela SMPN 5 Ciracap Sukabumi

ODGJ Ngamuk Pecahkan 9 Kaca Jendela SMPN 5 Ciracap Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Rabu, 14 Okt 2026 15:52 WIB
Kaca di SMP Negeri 5 Ciracap, Kabupaten Sukabumi, yang dipecahkan pada Rabu (14/10/2026)
Kaca di SMP Negeri 5 Ciracap, Kabupaten Sukabumi, yang dipecahkan pada Rabu (14/10/2026) (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Sukabumi -

Aksi perusakan terjadi di SMP Negeri 5 Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (14/10/2026) dini hari. Seorang pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk dan memecahkan sembilan kaca jendela sekolah menggunakan balok kayu.

Peristiwa di Kampung Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Aksi pelaku pertama kali disadari oleh penjaga sekolah bernama Dasep (42) yang kala itu sedang tidur di area sekolah.

Dasep mendadak terbangun usai mendengar suara gaduh pecahan kaca. Saat melangkah keluar untuk memastikan keadaan, ia langsung memergoki seorang pria menenteng balok kayu sambil melangkah pergi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sedang tidur, kemudian terdengar suara kaca pecah dari arah sekolah. Setelah keluar, saya melihat orang tersebut membawa balok kayu dan berjalan meninggalkan area sekolah," tutur Dasep menceritakan detik-detik peristiwa tersebut kepada awak media.

ADVERTISEMENT

Dasep memilih tak mengejar lantaran mengenali sosok pria itu, yakni S (44), warga Kampung Ciawitemen yang mengalami gangguan kejiwaan selama dua tahun terakhir. Dasep hanya bisa melontarkan teguran keras dari kejauhan.

Amukan pelaku membuat sembilan kaca jendela di lingkungan sekolah hancur berkeping-keping. Kerusakan tersebar pada satu kaca jendela masjid sekolah, satu kaca jendela ruang kantor guru, serta tujuh kaca jendela ruang kelas. Beruntung tidak ada korban luka akibat insiden ini, sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 1 juta.

Mendapat laporan perusakan, jajaran Forkopimcam Ciracap bersama Satpol PP dan petugas Puskesmas Ciracap langsung meluncur ke lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas menyisir area sekolah sekaligus membersihkan serpihan kaca tajam yang berhamburan.

Pihak Puskesmas Ciracap juga telah memberikan obat penenang kepada S guna meredam emosinya. Saat ini, aparat pemerintah kecamatan setempat tengah menjalin komunikasi intensif dengan pihak keluarga agar pelaku segera dievakuasi ke rumah sakit jiwa untuk penanganan medis lebih lanjut.

(sya/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads