Polisi melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Laswi, Kelurahan Manggahang, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026). Skema sistem buka tutup dilakukan imbas adanya pembangunan Jembatan Munjul 2 yang membuat kemacetan.
Adanya pembangunan tersebut membuat adanya penyempitan jalan. Sehingga pengendara yang melintas kesulitan dan harus mengantre hingga beberapa jam.
Pengaturan lalin dilakukan Satlantas Polresta Bandung dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung. Skema rekayasa lalin dilakukan petugas guna mengurai kemacetan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya CB (cara bertindak) yang kami lakukan adalah CB buka tutup," ujar Wakasat Lantas Polresta Bandung AKP Agus Budi, saat ditemui di lokasi.
Pihaknya mengungkapkan mayoritas pengendara adalah yang akan berangkat bekerja dan mengantar anak sekolah. Kemudian jalur tersebut merupakan penghubung dari desa menuju ke kota.
"Pada saat pagi hari kami adakan percepatan dari desa menuju ke kota yang akan berangkat kerja dan berangkat sekolah. Di saat sore, tentunya kami lakukan kebalikannya," katanya.
Pihaknya menjelaskan kepadatan tersebut sulit dihindarkan. Pasalnya sejumlah pengendara tetap memilih jalur utama meski beberapa jalur alternatif telah disiapkan.
"Jalur alternatif sudah kami arahkan ke sana. Tetapi memang alternatif itu melewati kampung. Sehingga pihak pengendara merasa sempit juga, jadi lebih memilih baik menunggu di jalur utama. Sehingga ada kepadatan yang luar biasa," jelasnya.
Agus mengimbau para pengendara motor dan mobil untuk bersabar ketika melintas ke jalur tersebut. Kemudian para pengendara diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Kami mengimbau kepada pengguna jalan roda dua, roda empat, tetap selalu bersabar, karena bagaimanapun pembangunan ini adalah pembangunan untuk jangka panjang," pungkasnya.
