Jasad Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Sukabumi

Jasad Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Selasa, 13 Okt 2026 15:09 WIB
Petugas Inafis Satreskrim Polres Sukabumi mengevakuasi jasad wanita di area kebun jati Ciemas
Petugas Inafis Satreskrim Polres Sukabumi mengevakuasi jasad wanita di area kebun jati Ciemas (Foto: istimewa)
Sukabumi -

Warga Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas di area perkebunan pohon jati milik warga pada Selasa (13/10/2026). Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membusuk.

Saat pertama kali ditemukan di kebun milik warga, bagian kaus korban tersingkap ke atas hingga memperlihatkan pakaian dalam (bra).

Berdasarkan dokumentasi dan rekaman video di tempat kejadian perkara (TKP) yang diterima detikJabar, jenazah terbaring telentang di area lereng perkebunan berkontur miring yang dipenuhi semak ilalang kering serta pohon pisang, tepat di bawah jalur jalan setapak tanah berbatu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban terlihat mengenakan celana panjang jins warna biru gelap dengan kancing yang terbuka atau sedikit melorot hingga karet celana dalam bermotif garis warna krem tampak di batas pinggang.

Sementara pada bagian atas tubuh, kaus hitam yang dikenakan korban tampak tersingkap dan tergulung ke bagian dada atas hingga leher, menyisakan bra berwarna abu-abu kecokelatan.

ADVERTISEMENT

Di dekat kepala korban, tergeletak sehelai jaket atau kain tebal abu-abu kusam dengan corak sablon atau bordir tulisan berwarna merah keunguan.

Kondisi jenazah sudah mengalami proses pembusukan lanjut. Perut korban terlihat membuncit dan mengilat akibat penumpukan gas pembusukan.

Kerusakan paling parah terlihat pada bagian wajah, di mana jaringan lunak tampak berlubang hingga memperlihatkan struktur rongga tengkorak. Bagian kedua kaki korban dari lutut ke bawah juga tampak menghitam pekat, mengelupas, dan rusak akibat proses pembusukan.

Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja mengatakan jasad pertama kali ditemukan oleh seorang petani bernama Jumrowi sekitar pukul 07.05 WIB saat sedang mengarit rumput di sekitar lokasi.

"Awalnya saksi Jumrowi mencium bau busuk yang menyengat sehabis mencari rumput. Ketika ditelusuri, saksi melihat ada tubuh manusia yang tergeletak di tanah di kebun milik warga bernama Ayi," ujar Deni saat dikonfirmasi.

Melihat hal tersebut, Jumrowi langsung memberitahu Ayi yang kebetulan sedang melintas di dekat area perkebunan. Keduanya kemudian mendekati lokasi untuk memastikan temuan tersebut.

"Saat didekati berjarak sekitar 100 meter dari akses jalan, benar ditemukan sesosok mayat tergeletak terlentang. Korban mengenakan celana panjang jins warna biru, kaus hitam, dan bra. Bagian wajah dan kakinya sudah membusuk serta dipenuhi belatung," jelas Deni.

Kedua saksi lantas segera melaporkan peristiwa itu ke perangkat Desa Girimukti dan Polsek Ciemas. Menerima laporan warga, jajaran Polsek Ciemas bersama Satreskrim, Pamapta, Kasi Dokkes, serta Tim Identifikasi (Inafis) Polres Sukabumi langsung mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut Deni, posisi jenazah berada di kebun jati yang berjarak sekitar 350 meter dari permukiman warga. Lokasi hanya bisa diakses dengan berjalan kaki melewati jalan raya lalu melintasi jalan setapak.

"Setelah olah TKP awal dan pemeriksaan luar, jasad korban langsung dievakuasi. Saat ini identitas pasti belum diketahui," pungkasnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut dan mengungkap penyebab pasti kematian korban, jenazah rencananya akan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk diautopsi.



(sya/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads