Kebakaran Ludeskan 5 Rumah di Tasikmalaya

Kebakaran Ludeskan 5 Rumah di Tasikmalaya

Deden Rahadian - detikJabar
Selasa, 13 Okt 2026 07:15 WIB
Lima  rumah di Kampung Cigupit, Desa Pedangkamulyan, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, ludes terbakar pada Senin (12/10/2026)
Lima rumah di Kampung Cigupit, Desa Pedangkamulyan, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, ludes terbakar pada Senin (12/10/2026) (Foto: istimewa)
Tasikmalaya -

Sebanyak lima unit rumah panggung di Kampung Cigupit, Desa Pedangkamulyan, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, ludes terbakar pada Senin (12/10/) petang. Banyak material yang mudah terbakar ditambah hembusan angin membuat api cepat merambat. Kurang dari satu jam api sudah menghanguskan kelima rumah.

Kapolsek Bojonggambir Ipda Yayat Very Hidayat mengatakan, api pertama kali muncul dari rumah milik Kosim (44). Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya bekerja di Tasik.

"Api diperkirakan bermula dari rumah milik Kosim, kemudian merambat ke atap yang terbuat dari kayu dan genteng," ujar Yayat pada detikJabar, Selasa pagi (13/10).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Api dengan cepat membesar dan merambat ke empat rumah lain yang berdempetan. Kelima rumah yang terbakar diketahui milik Adin, Saodah, Kosim, Saepuloh, dan Maman Ruhiman. Seluruhnya merupakan rumah panggung semi permanen berbahan kayu.

"Lokasi yang jauh dari pusat kota membuat pemadaman hanya mangandalkan manual. Pemadam kebakaran sulit menjangkau lokasi," ujar Yayat.

ADVERTISEMENT

Warga yang melihat kepulan asap berteriak meminta pertolongan. Api akhirnya berhasil dipadamkan warga dengan peralatan seadanya sebelum merembet lebih luas.

Diduga api berasal dari korsleting arus pendek listrik dari salah satu rumah.

"Kebakaran yang terjadi petang diduga akibat korsleting arus listrik dari salah satu rumah warga," Kata Yayat.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

"Rinciannya, rumah milik Adin Rp 200 juta, Saodah Rp 150 juta, Kosim Rp 150 juta, Saepuloh Rp 200 juta, dan Maman Ruhiman Rp 150 juta," kata Yayat.

Polisi yang mendapat laporan langsung mendatangi TKP, meminta keterangan saksi serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran," Pungkas Yayat.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads