Sri Nurhaida Pertiwi, wanita 36 tahun asal Kampung Sukatani, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga disekap di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Sri berada di Timur Tengah dengan tujuan menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Ia diketahui bekerja sebagai asisten rumah tangga di kediaman keluarga asal Dubai. Kabar penyekapan yang dialami Sri terungkap setelah pihak keluarga memviralkan pesan terakhir dari korban sebelum tidak diketahui lagi kabarnya sekarang.
Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, Sri mengirimkan pesan singkat pada 3 Oktober 2026. Lewat nomor yang tidak dikenal keluarga, Sri menyebut ia saat ini sedang disekap dan meminta tolong keluarga agar melaporkan ke KJRI Dubai atau pihak manapun yang bisa membantu menyelamatkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi berawal dari kabar dari yang bersangkutan, keluarga kemudian membuat postingan di media sosial bahwa Sri diduga menjadi korban penyekapan di Dubai. Minta agar pemerintah bisa membantu memulangkan yang bersangkutan," kata Kapolsek Cililin, Iptu Isman Rusmandijanto saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).
Beberapa hari kemudian, ada voice note dari nomor lain yang menginformasikan bahwa Sri baik-baik saja dan saat ini sudah bekerja lagi di tempat lain. Tak langsung percaya, keluarga memilih untuk memastikan dengan menghubungi nomor tersebut namun tak ada jawaban.
"Keluarga kemudian mencoba menghubungi korban melalui video call untuk memastikan kondisi korban, korban tidak merespons bahkan saat keluarga minta foto terkini korban, korbanpun tidak mengirimkannya sampai saat ini. Jadi keterangan korban aman itu hanya voice note itu saja," kata Isman.
Hal tersebut semakin menimbulkan ke khawatiran pada pihak keluarga. Dari situ, orangtua Sri semakin yakin kondisi anak mereka tidak baik-baik saja, sebab Sri disebut selalu memberi kabar soal kondisinya terhadap keluarga.
"Jadi keluarga menduga bahwa apa yang dilakukan korban tersebut karena korban diancam. Keluarga mengenal korban ini selalu respon ketika dihubungi apalagi juga aktif di media sosial. Kalau ini justru bertolak belakang," kata Isman.
Untuk itu pihak keluarga memohon bantuan pemerintah bisa kondisi dan keberadaan korban baik-baik saja sampai akhirnya nisa memulangkan korban kembali kepada pihak keluarga.
"Keluarga terakhir mendapatkan informasi pokoknya korban sudah tidak bekerja di lokasi penempatan pertama. Kami kemudian berkoordinasi dengan dinas terkait soal kasus ini," kata Isman.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (P3TKT) Disnakertrans Bandung Barat, Dewi Andani, mengatakan pihaknya sedang menelusuri status yang bersangkutan sebagai seorang PMI.
"Dalam proses keberangkatannya disebut terdapat beberapa pihak yang membantu, namun mengenai status, peran, legalitas pihak-pihak tersebut serta dokumen keberangkatan masih dalam proses penelusuran dan perlu diklarifikasi lebih lanjut," kata Dewi saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).
Sri diketahui berangkat ke Dubai untuk bekerja sebagai seoranh PMI pada pertengahan September 2026 lalu. Setibanya di Dunai,.yang bersangkutan sempat bekerja pada salah satu pemberi kerja dan pada awalnya masih dapat berkomunikasi dengan keluarga.
"Namun dalam perkembangan selanjutnya, keluarga menerima informasi bahwa yang bersangkutan mengalami permasalahan di tempat kerja dan ingin meninggalkan tempat tersebut sampai kemudian menerima informasi dari yang bersangkutan disekap dan minta pertolongan," kata Dewi.
Dewi mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan koordinasi serta meneruskan penanganan laporan dari keluarga Sri kepada instansi pemerintah yang memiliki kewenangan dalam pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.
"Fokus kami saat ini adalah membantu memastikan keberadaan, kondisi, dan keselamatan yang bersangkutan. Komunikasi dengan keluarga terputus sehingga keberadaan dan kondisinya saat ini belum diketahui secara pasti," ujar Dewi.
Simak Video "Video: TPPO Berkedok PMI: Ratusan Warga Cianjur Dikirim Tiap Minggu "
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)
