Warga Kampung Wates, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur digemparkan oleh penemuan mayat yang kondisinya nyaris tinggal tulang-belulang, Minggu (11/10/2026) petang. Jasad misterius tersebut ditemukan dalam sebuah karung dengan kondisi leher terlilit tali.
Penemuan ini berawal dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk menyengat di sekitar lokasi selama sepekan terakhir. Setelah ditelusuri, sumber bau tersebut ternyata berasal dari sebuah karung yang tergeletak di area pemukiman.
"Begitu karungnya dibuka, ternyata ditemukan mayat yang nyaris tersisa tukang berulang," ujar Beben (47), salah seorang warga di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Petaka gegara Nekat Masuk Kandang Harimau |
Beben menambahkan, warga segera melaporkan temuan tersebut kepada aparat desa dan kepolisian setempat.
"Tadi langsung dibawa oleh polisi mayatnya," kata dia.
Kepala Desa Cibaregbeg, Subuh, menjelaskan bahwa saat dirinya tiba di lokasi, jasad tersebut berada di samping sebuah kantong berukuran besar. Meski informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan mayat berada di dalam karung, Subuh melihat kondisi yang sedikit berbeda saat pengecekan dilakukan.
"Kabar di warga ditemukannya dalam karung. Tapi ketika saya ke sana, tergeletak di tanah. Di dekatnya memang ada kantong besar," jelas Subuh. Ia juga membenarkan adanya jeratan pada bagian leher korban. "Lehernya terikat tali," tambahnya.
Hingga saat ini, identitas korban masih belum terungkap. Pihak pemerintah desa telah berupaya mencari informasi, namun sejauh ini tidak ada laporan mengenai warga sekitar yang kehilangan anggota keluarga.
"Tidak ada warga sekitar yang kehilangan anggota keluarganya. Makanya identitasnya belum diketahui," ungkap Subuh.
Keberadaan jasad tersebut menyisakan tanda tanya besar bagi warga. Pasalnya, lokasi penemuan hanya berjarak sekitar tiga meter dari rumah penduduk. Subuh menilai ada kejanggalan jika jasad tersebut dikaitkan dengan aksi bunuh diri, sebab tidak ada warga yang melihat adanya tubuh tergantung selama sepekan terakhir.
"Jika bunuh diri, cukup janggal. Karena lokasinya hanya 3 meter dari rumah warga. Memang ada tali yang mengikat seperti gantung diri, tapi selama ini tidak ada yang melihat asa tubuh tergantung. Makanya warga juga heran, tahunha sudah membusuk di atas tanah," tuturnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Cibeber Kompol Tio menyatakan bahwa jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan luar dan autopsi guna memastikan penyebab kematian.
"Jenazah sudah dibawa ke rumah sakit," ujar Kompol Tio.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas serta motif di balik kematian korban.
"Kami lakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.
