Kecam Aksi Bullying di Asrama, Mahasiswa Tel-U Tuntut Keadilan

Kecam Aksi Bullying di Asrama, Mahasiswa Tel-U Tuntut Keadilan

Wisma Putra - detikJabar
Minggu, 11 Okt 2026 13:54 WIB
Ilustrasi bullying
Ilustrasi bullying. (Foto: Thinkstock)
Bandung -

Geram! Ekspresi wajah itu ditunjukkan Indah, salah satu mahasiswa Telkom University, saat mengetahui ada aksi perundungan yang terjadi di asrama Tel-U dan menimpa salah satu mahasiswa di kampus tersebut.

Indah mengaku marah setelah melihat video korban yang dirundung oleh temannya sendiri di kamar asrama tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Marah saya lihatnya, kasian, kena mental itu pasti anaknya," katanya kepada detikJabar saat ditemui di kawasan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Minggu (11/10/2026).

Indah juga menyebut, aksi perundungan yang dilakukan mahasiswa itu sangat membahayakan karena menyulut korek api ke seprai dan membuat semburan api.

ADVERTISEMENT

"Gimana kalau ada yang kebakar, kebayangkan kalau terjadi kebakaran," ujarnya.

Menyikapi kejadian ini, sebagai sesama mahasiswa Tel-U, Indah meminta pihak kampus memberikan tindakan tegas kepada pelaku perundungan tersebut.

"Harus ditindak dan diberi pelajaran supaya kapok," tegasnya.

Senada dengan Indah, rekannya, Rena, mengatakan hal sama. Rena menilai, jika si pelaku sering merundung korban, lebih baik dikeluarkan saja.

"DO saja! Kesal saya lihatnya," ucap Rena.

Rena menyebut, segala bentuk perundungan dan peloncoan, baik dilakukan kepada teman atau adik kelas, tidak dibenarkan.

"Saya heran sih, sesepi aja kehidupan si pelaku, sampai harus bully teman, gak ada otak, ;ihat di video wajah korban ketakutan, wajah pelaku tanpa dosa gitum" terang Rena.

"Semoga pihak kampus bijak, tidak bela pelaku dan tegas, tegas, tegas," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pihak kampus menyatakan tengah mengusut kasus tersebut.

"Telkom University (Tel-U) menanggapi serius dugaan perundungan yang terjadi di lingkungan kampus dan menjadi perhatian publik. Telkom University memahami keprihatinan yang muncul atas peristiwa tersebut serta menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan seluruh mahasiswa merupakan prioritas institusi," terang pihak Tel-U seperti dikutip dalam rilis yang diterima detikJabar.

Saat ini, Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni bersama Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) sedang bekerja. Mereka tengah memproses kasus ini sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku di internal kampus.

"Dalam proses tersebut, Telkom University mengedepankan perlindungan dan pendampingan terhadap pihak yang terdampak, menjaga kerahasiaan identitas para pihak, serta memastikan pemeriksaan dilakukan secara objektif, menyeluruh, dan berkeadilan."

(wip/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads