Penanganan reptil liar di pesisir Sukabumi menyisakan cerita menggelitik dari petugas penyelamat. Di balik ketegangan evakuasi buaya muara sepanjang 3 meter di Muara Cimandiri, Kecamatan Simpenan, Rabu (7/10/2026) malam, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi punya julukan khusus untuk buaya-buaya yang tertangkap.
Kasi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Penyelamatan Damkarmat Kabupaten Sukabumi, Tatang Sutarman, menyebut buaya yang baru saja diamankan itu sebagai 'Ka-aya' alias si kakak buaya. Istilah tersebut muncul bukan tanpa alasan, melainkan sambungan dari rentetan penangkapan reptil sejenis di wilayah perairan Sukabumi belakangan ini.
Baca juga: ODGJ di Sukabumi Bikin Adin Bersimbah Darah |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah ya, kita sudah dapat sekarang 'Ka-aya'. Ini sepertinya 'Ka-aya'. Kalau kemarin 'Si Aya', ini 'Ka-aya'. Kemungkinan masih ada 'Pak Aya' sama 'Bu Aya'-nya," celetuk Tatang sambil tersenyum lepas di samping armada rescue damkar.
Pelesetan itu merujuk pada temuan buaya pertama berukuran lebih kecil yang tersangkut jala warga di Desa Citarik, Palabuhanratu, sepekan sebelumnya (30/9/2026), yang ia sebut 'Si Aya'. Sementara reptil yang baru dievakuasi di Muara Cimandiri berukuran jauh lebih besar, sehingga dijuluki 'Ka-aya'.
Meski disampaikan dengan gaya bercanda, seloroh Tatang soal keberadaan 'Pak Aya' dan 'Bu Aya' sejatinya menjadi sinyal serius bahwa populasi indukan buaya diduga kuat masih berkeliaran di habitat muara tersebut.
Dugaan itu diperkuat dengan laporan warga di lokasi kejadian. Saat jaring nelayan terpasang di muara, sebenarnya ada dua ekor buaya yang muncul beriringan. Satu ekor berhasil diamankan ke daratan, sedangkan satu ekor lagi berhasil memberontak hingga terlepas kembali ke perairan dalam.
"Ini kurang lebih panjang 3 meter," jelas Tatang menunjuk fisik buaya yang moncongnya sudah dalam kondisi terikat tali kuning.
Dengan masih adanya buaya yang belum tertangkap, Tatang mengingatkan warga untuk tidak menganggap enteng potensi bahaya di sepanjang aliran Muara Cimandiri.
"Karena masih ada satu lagi buaya yang belum didapatkan, jadi saya imbau kepada masyarakat terutama yang mancing tuh, supaya untuk berhati-hati. Dan untuk malam ini diusahakan jangan dulu beraktivitas di sepanjang Sungai Cimandiri," pungkasnya.
(sya/sud)
