Skor Integritas Pendidikan Bogor Naik, Lampaui Rata-rata Nasional

Skor Integritas Pendidikan Bogor Naik, Lampaui Rata-rata Nasional

Andry Haryanto - detikJabar
Kamis, 08 Okt 2026 12:00 WIB
Ilustrasi pendidikan di Bogor.
Ilustrasi pendidikan di Bogor. (Foto: Istimewa)
Bogor -

Upaya membangun integritas di lingkungan pendidikan Kabupaten Bogor menunjukkan kemajuan. Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2026 mencatat skor 75,46, naik empat poin dibandingkan 2024 yang berada di angka 71,46.

Kenaikan itu membawa Kabupaten Bogor beralih dari kategori Korektif menjadi Adaptif. Capaian tersebut juga melampaui indeks nasional 2026 sebesar 73,30.

Namun, Inspektur Kabupaten Bogor Arif Rahman menekankan bahwa keberhasilan membangun integritas perlu terlihat dalam pengelolaan dan pelayanan pendidikan sehari-hari. Hasil survei menjadi dorongan untuk melanjutkan perbaikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kategori Adaptif ini menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan. Integritas bukan hanya soal angka survei, tetapi bagaimana nilai-nilai integritas benar-benar diterapkan dalam tata kelola dan pelayanan pendidikan sehari-hari," jelas Arif, Kamis (8/10/2026).

Menurut Arif, peningkatan tersebut tidak terlepas dari penguatan nilai-nilai integritas, pembenahan tata kelola, serta kerja sama berbagai pihak di lingkungan pendidikan.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah, hasil SPI Pendidikan Kabupaten Bogor tahun 2026 menunjukkan peningkatan yang cukup positif. Indeks kita naik dari 71,46 menjadi 75,46, sehingga kategorinya berubah dari Korektif menjadi Adaptif dan berada di atas indeks nasional," ujar Arif.

Ia mengingatkan perlunya pengawasan dan penerapan integritas secara konsisten agar kemajuan itu terus berlanjut. Keterlibatan para pemangku kepentingan pendidikan dibutuhkan untuk memastikan perbaikan berjalan dalam praktik nyata.

Pemkab Bogor akan menggunakan hasil SPI Pendidikan sebagai bahan evaluasi. Perhatian diarahkan pada penguatan transparansi, akuntabilitas, keteladanan, dan pencegahan korupsi dalam pengelolaan pendidikan.

Dengan tindak lanjut tersebut, peningkatan indeks diharapkan membawa manfaat yang dapat dirasakan masyarakat melalui tata kelola dan pelayanan pendidikan yang semakin baik.

(orb/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads