Dukung Program Presiden, Pemkab Bogor Geber Revitalisasi-Digitalisasi Sekolah

Dukung Program Presiden, Pemkab Bogor Geber Revitalisasi-Digitalisasi Sekolah

Andry Haryanto - detikJabar
Rabu, 07 Okt 2026 21:01 WIB
Kunjungan kerja Menko PMK Sugiono bersama Mendikdasmen Abdul Muti ke SMAN 2 Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (7/10/2026).
Kunjungan kerja Menko PMK Sugiono bersama Mendikdasmen Abdul Mu'ti ke SMAN 2 Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (7/10/2026). (Foto: Istimewa/Pemkab Bogor)
Bogor -

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan dukungan Pemkab Bogor terhadap program revitalisasi dan digitalisasi sekolah yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto. Pemenuhan fasilitas pendidikan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan sekolah yang paling membutuhkan.

Komitmen itu disampaikan Rudy saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengunjungi sejumlah sekolah di Kabupaten Bogor, Rabu (7/10/2026).

"Kita maksimalkan apa yang dibutuhkan oleh sekolah-sekolah, kami sangat mendukung program bapak presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan Sumberdaya manusia," kata Rudy, di SMAN 2 Cibinong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, Pemkab Bogor telah memberikan porsi anggaran cukup besar untuk revitalisasi serta pemenuhan sarana dan prasarana sekolah. Namun, luas wilayah dan banyaknya satuan pendidikan membuat seluruh kebutuhan belum dapat dipenuhi sekaligus.

"Tentunya, ini tidak bisa langsung semua. Kabupaten Bogor sangat luas dan sekolah pun sangat banyak, kita melakukan intervensi kepada sekolah-sekolah yang memang benar-benar membutuhkan fasilitas penunjang," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Selain membenahi fasilitas, pemerintah daerah memberikan bantuan pendidikan untuk memperluas kesempatan warga melanjutkan studi. Rudy menyebut program Satu Sarjana Satu Desa telah menjangkau ribuan penerima manfaat di Kabupaten Bogor.

"Kita ada program satu sarjana satu desa, ada ribuan warga Kabupaten Bogor yang mendapat manfaat dari program tersebut melalui Bantuan Keuangan desa," katanya.

Sementara itu, Sugiono mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan revitalisasi dan digitalisasi sekolah berjalan sesuai rencana serta kebutuhan di lapangan.

"Fokusnya di sini adalah revitalisasi dan digitalisasi. Digitalisasi tadi saya sudah kunjungi juga SD, kemudian ini yang SMA. Bisa melihat yang sudah jadi, sudah selesai, dan sejauh ini saya kira semuanya sesuai dengan rencana dan kebutuhan, sejauh ini sesuai," kata Sugiono.

Dalam kunjungan kerja pertamanya sebagai Menko PMK tersebut, ia juga menghimpun masukan mengenai fasilitas yang masih diperlukan sekolah. Salah satu perhatian tertuju pada penggunaan papan interaktif digital dalam pembelajaran.

"Dan semuanya perlu proses, semuanya perlu waktu. Tapi saya kira sudah ada inventarisir masalah apa yang harus diperbaiki. Tadi juga saya mendapatkan masukan dari kepala sekolah bahwa papan interaktif digital yang dibagikan oleh Presiden merupakan suatu sarana belajar yang sangat bermanfaat," papar dia.

Manfaat perangkat itu memunculkan harapan agar setiap kelas mendapat papan digital. Sugiono menyampaikan bahwa pemerintah akan mengusahakan pemenuhannya secara bertahap.

"Itu juga meningkatkan antusiasme murid dan siswa untuk belajar. Dan sama harapannya semuanya dapat masing-masing satu kelas, tapi ya perlu waktu untuk itu. Kita akan usahakan," lanjutnya.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads