Terpilihnya Yuslita Sumartini Bilqis sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Sumedang menjadi penanda terbukanya ruang kepemimpinan bagi kader perempuan di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut.
Bilqis menjadi perempuan pertama yang memimpin DPD Golkar Sumedang setelah terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI. Namun, bagi Ketua DPD Golkar Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin, kepemimpinan Bilqis bukan semata-mata persoalan gender.
Daniel menilai Golkar memberikan kesempatan yang sama kepada setiap kader, baik laki-laki maupun perempuan, untuk memimpin partai. Menurutnya, kemampuan dan kualitas personal menjadi hal yang lebih penting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, tentu saja harapannya sebagai Ketua Partai Provinsi Jawa Barat ya, harapannya tentu perolehannya ke depan bisa lebih baik lagi lah. Ini kan bukan bicara laki-laki dan perempuan lagi sekarang," kata Daniel di Jatinangor, Sumedang, Selasa (6/10/2026) malam.
Menurut Daniel, terpilihnya Bilqis menunjukkan bahwa kader perempuan memiliki ruang yang sama dalam struktur kepemimpinan Golkar. Ia menyebut kondisi tersebut sekaligus memperlihatkan sikap partai yang terbuka terhadap kader berdasarkan kapasitas masing-masing.
"Ini sudah semua kader. Ini membuktikan sebetulnya partai Golkar ini akomodatif terhadap urusan-urusan gender gitu kan. Jadi, baik laki-laki maupun perempuan memiliki kemampuan yang sama, memiliki kualitas yang sama untuk memimpin partai," pungkasnya.
Bidik Tambah Kursi DPRD
Usai terpilih memimpin Golkar Sumedang, Bilqis langsung memasang target politik untuk lima tahun ke depan. Ia ingin mempertahankan posisi Golkar sebagai pemenang pemilu sekaligus meningkatkan jumlah kursi di DPRD Kabupaten Sumedang.
"Target kita menaikkan lagi yang tadinya kita pemenang pemilu itu 10 kursi, mudah-mudahan tahun di pemilu nanti ketua DPRD Kabupaten Sumedang bisa dipimpin lagi oleh Golkar, dan kursinya bisa lebih dari 14 kursi," ujar Bilqis.
Untuk target pemenangan di tingkat eksekutif, Bilqis memilih melihat terlebih dahulu hasil pemilu berikutnya. Menurutnya, hasil tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan untuk menentukan langkah Golkar selanjutnya.
"Kalau Bupati kita lihat dulu hasil pemilu ya, jadi kita ditentukannya pas pilih apakah kita masih mendominasi di pemenang pemilu atau kita ada penurunan, kita bisa menyimpulkannya dari sana," katanya.
Ketua DPD Golkar Sumedang terpilih, Yuslita Sumartini Bilqis. Foto: Dwiky Maulana Vellayati/detikJabar |
Selain target politik, Bilqis juga berencana memperluas keterlibatan anak muda dalam berbagai kegiatan Golkar. Sejumlah program seperti kesenian, pelatihan tata boga dan barista, hingga tim media sosial disiapkan untuk merangkul generasi muda.
"Yang pertama bunda sudah melakukan gebrakan untuk anak-anak muda dengan menampung anak-anak muda milenial itu dengan tim kesenian, terus juga dengan pelatihan tata boga barista, terus juga ada tim medsos nanti yang anak-anak muda akan siap memainkan Gen Z, siap akan bergabung dan tidak ada paksaan dengan kesadaran sendiri," ungkap Bilqis.

