Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mendampingi kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, pada Senin (05/10/2026).
Bupati Subang hadir dalam acara Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Kementerian PKP-BP Tapera-BRI yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Subang. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Sosialisasi Kredit Program Perumahan dan Rumah Subsidi BJB di Aula Oman Syahroni, Kantor Bupati Subang.
Muhammad Candra Utama, SEVP PT Bank Rakyat Indonesia, dalam laporannya menyampaikan komitmen BRI untuk mendukung perkembangan ekosistem perumahan yang semakin kuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ekosistem perumahan yang semakin kuat dan inklusif dengan upaya kolaboratif, langkah awal menuju masyarakat yang lebih sejahtera," ujar Muhammad Candra Utama, Senin (05/10/2026).
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi yang akrab disapa Kang Rey menuturkan, rumah layak huni merupakan kebutuhan dasar masyarakat, terlebih saat ini Kabupaten Subang terus berkembang.
"Kebutuhan akan rumah yang layak dan terjangkau adalah kebutuhan dasar masyarakat, terlebih saat ini Kabupaten Subang sedang berkembang, harus diikuti dengan tersedianya hunian yang layak dan terjangkau," ucap Kang Rey di tempat yang sama.
Ia menyampaikan Pemkab Subang menyambut baik kolaborasi tersebut dan berterima kasih kepada Kementerian PKP, karena jumlah rumah yang diperbaiki di Kabupaten Subang naik signifikan dibanding tahun lalu.
"Pemda Subang menyambut baik kolaborasi ini, dan berharap informasi ini dapat disebarluaskan. 1.372 rutilahu diperbaiki, dibantu Pak Presiden dan Pak Menteri. Prestasi dan baru kali ini mendapat bantuan sebesar ini," paparnya.
Kang Rey mendukung penuh upaya tersebut demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Di Kabupaten Subang masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan terkait tempat tinggal layak. Dengan bantuan dari Kementerian PKP membantu Pemerintah Daerah, sehingga kami bisa fokus pada sarana yang lain. Pemerintah Daerah Kabupaten Subang mendukung agar program berjalan dengan baik dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat." tutup Kang Rey.
Di Kabupaten Subang, jumlah rumah yang diperbaiki oleh Kementerian PKP mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2026 mencapai 1.372 unit, meningkat dari 250 unit pada tahun 2025.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait menyebut program ini sangat penting karena masih banyak masyarakat yang belum memiliki hunian atau memiliki rumah namun dalam kondisi tidak layak huni.
"Masyarakat itu, ada yang tidak punya rumah, ada yang punya rumah, tapi tidak layak huni. 17 ribu keluarga tidak punya rumah dan 15 ribu memiliki rumah tidak layak huni," ungkap Maruarar.
Ia menyebut kebutuhan rumah di Kabupaten Subang menjadi krusial, karena selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, juga untuk menyongsong Kabupaten Subang yang semakin padat akibat industrialisasi.
"Subang ini sangat padat dan banyak pendatang, jadi jangan sampai ada industri tapi perumahannya tidak ada," pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Maruarar Sirait juga berdialog dengan pengusaha perumahan yang mengaku mendapat kemudahan dalam pembangunan di Kabupaten Subang. Ia pun memberi apresiasi khusus kepada Bupati Subang Kang Rey dan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.
Acara tersebut ditutup dengan penyerahan secara simbolis kepada penerima program Kredit Program Perumahan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI.
Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Kemendagri, BPKP, BP Tapera, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Forkopimda Kabupaten Subang, serta tamu undangan lainnya.
(sud/sud)
