Kabar Regional

Saksi Mata Ungkap Dugaan Sumber Ledakan di Pakuwon City

Eka Fitria Lusiana - detikJabar
Selasa, 06 Okt 2026 11:48 WIB
Rekaman CCTV toko sepatu di samping rumah makan nasi tempong sumber ledakan di Pakuwon City Surabaya. (Foto: tangkapan layar)
Bandung -

Ledakan dahsyat mengguncang kawasan klaster San Antonio, Perumahan Pakuwon City, Surabaya. Ledakan yang berasal dari ruko Nasi Tempong Sri Dewi dan berdampak pada ruko-ruko yang berada di sebelahnya itu diduga akibat kebocoran tabung gas.

Dugaan penyebab ledakan itu disampaikan Tia, salah satu karyawan ruko di sebelah rumah makan Nasi Tempong Sri Dewi. Dia mengatakan, pada saat ledakan itu terjadi dirinya sedang berada di ruko tempat dirinya bekerja dan sedang memasak.

"Saat itu saya masih masak kan, ruko saya kacang ijo ini, di sebelahnya. Ada ledakan keras, kemungkinan itu dari tabung gas," ujar Tia saat ditemui detikJatim di lokasi, Selasa (6/10/2026).

Tia menyebutkan bahwa ledakan yang berdampak cukup merusak pada ruko-ruko lain di klaster komersial itu memang berasal dari salah satu ruko rumah makan, yakni rumah makan Nasi Tempong Sri Dewi.

"Dari warung Sri Dewi itu loh mbak. Kejadiannya awalnya di situ," ujar Tia.

Pantauan di lokasi, ruko Sri Dewi yang dominan kombinasi warna kuning dan hijau itu mengalami kerusakan paling parah akibat ledakan ini. Garis polisi sudah terpasang di sekitar lokasi. Hingga saat ini pihak BPBD dan kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Arif, Ketua Tim Ops Kedaruratan BPBD Surabaya mengatakan peristiwa ledakan it diperkirakan terjadi pukul 07.00 WIB. Dia menyebutkan, peristiwa itu menyebabkan 5 korban mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Sementara mengenai dugaan penyebab ledakan yang diduga akibat kebocoran tabung gas di rumah makan Nasi Tempong Sri Dewi, Arif mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Kami dapat laporan itu jam 07.00 WIB. Kami datangi lokasi ternyata benar terjadi ledakan. Korban diperkirakan ada 5 orang. Tapi kalau dari mana, kami masih melakukan penyidikan," kata Arif kepada detikJatim.

Artikel ini telah tayang di detikJatim. Baca selengkapnya di sini.




(yum/yum)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork