13 Jam Memburu Pembunuh Jajang di Tasikmalaya

Round-up

13 Jam Memburu Pembunuh Jajang di Tasikmalaya

Bima Bagaskara - detikJabar
Selasa, 06 Okt 2026 10:00 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Ilustrasi pembunuhan (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)
Bandung -

Warga Kampung Cibeureum, Desa/Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya digegerkan dengan temuan mayat bersimbah darah pada Sabtu (3/10/2026).

Korban diketahui merupakan Jajang Nuryadin (36). Saat ditemukan warga, Jajang dalam kondisi penuh telentang dan bersimbah darah dengan luka di kepala akibat sabetan senjata tajam.

"Anggota Satreskrim Polres Tasikmalaya dan Polsek Tanjungjaya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan," ujar Kasubsi Humas Polres Tasikmalaya, Aipda Triana Anggasari, kepada detikjabar, Senin (5/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendapat laporan temuan mayat itu, polisi langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

ADVERTISEMENT

Dari hasil pemeriksaan itu, polisi mendapati identitas terduga pelaku yakni PF alias Ipal (38) yang merupakan warga sekitar. Dalam waktu kurang dari 13 jam, PF ditangkap.

"Pelaku sudah kami amankan dan telah mengakui perbuatannya melakukan penganiayaan hingga menyebabkan kematian korban," ucap Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Heru Syamsul Bahri.

Untuk melengkapi bukti penyidikan, jasad korban diautopsi di RSUD KHZ Musthafa. Berdasarkan hasil visum luar, korban mengalami sembilan luka parah di bagian kepala. Selain itu, tubuh korban juga dipenuhi luka lecet pada bagian lutut, pinggang, dan siku.

"Hari ini dilakukan autopsi di RSUD KHZ Musthafa untuk melengkapi bukti penyidikan. Tim dokter forensik memeriksa sejumlah luka yang diderita korban," kata Heru.

Namun begitu, polisi belum dapat menyimpulkan motif dari pembunuhan tersebut. Saat ini, pelaku masih diperiksa sembari menunggu hasil autopsi keluar.

"Kami juga menggelar pra-rekonstruksi agar kasus ini semakin terang benderang. Setelah proses autopsi selesai, jasad korban akan segera kami serahkan kepada pihak keluarga," pungkas Heru.

(bba/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads