Dari Meja Pingpong ke Papan Catur, Atlet NPCI Bogor Memburu Emas

Dari Meja Pingpong ke Papan Catur, Atlet NPCI Bogor Memburu Emas

Andry Haryanto - detikJabar
Jumat, 02 Okt 2026 04:30 WIB
Atlet catur Kab Bogor melakukan persiapan untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026 di Bandung.
Atlet catur Kab Bogor melakukan persiapan untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026 di Bandung. (Foto: Dok Pemkab Bogor)
Bogor -

Target medali emas bagi atlet NPCI Kabupaten Bogor bermula dari rutinitas latihan. Di cabang para tenis meja, 24 atlet berlatih setiap Senin hingga Jumat. Tim catur menjalani persiapan enam hari dalam sepekan. Mereka menyiapkan diri untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026 di Bandung.

Aprilia, atlet para tenis meja, membawa target pribadi di tengah persiapan tim: dua medali emas. Untuk mengejarnya, ia mengikuti latihan intensif yang dijadwalkan sejak September hingga November.

"Persiapan kita dari bulan September sampai November, kita full latihan dari hari Senin sampai hari Jumat. Target saya, bismillah, dua emas di event tahun ini," ujar Aprilia, Kamis (1/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih kepala para tenis meja NPCI Kabupaten Bogor, Budi Wahyono, menyiapkan 21 atlet daksa dan tiga atlet tunanetra. Jadwal latihan berlangsung pukul 08.30-17.00 WIB. Cabang ini membidik 12 emas sekaligus gelar juara umum.

"Target kami di cabang olahraga para tenis meja adalah menjadi juara umum, dengan target meraih 12 medali emas pada ajang Peparda ini," katanya.

ADVERTISEMENT

Persiapan tersebut ditopang fasilitas enam meja di venue latihan Stadion Pakansari. Budi menyebut dukungan Bupati Bogor juga mencakup peralatan, pakaian, dan perlengkapan lain yang dibutuhkan atlet.

Di cabang catur, 14 atlet menghadapi tuntutan serupa. Manajer Catur NPCI Kabupaten Bogor, Agus Priyanto, mengatakan timnya menggunakan pertandingan uji coba sebagai bahan evaluasi. Salah satunya melalui Piala Panglima di Bandung pada 20 September.

"Alhamdulillah, prestasi yang kami raih cukup memuaskan. Namun, ini bukan menjadi kebanggaan bagi kami karena ajang tersebut merupakan bagian dari persiapan menuju Peparda yang juga akan dilaksanakan di Bandung," jelasnya.

Agus memperkirakan persaingan akan ketat, terutama menghadapi atlet dari Kota Bandung dan Majalengka. Karena itu, hasil uji coba menjadi bekal untuk melanjutkan persiapan. Latihan rutin tetap menjadi fokus tim.

"Fokus utama kami adalah berlatih. Berlatih dan terus berlatih. Karena sehebat apa pun seorang atlet, tanpa latihan saya rasa tidak akan bisa meraih juara dalam sebuah event seperti Peparda," katanya.

Tim catur mendapat target 14 medali emas. Agus mengakui sasaran itu berat, tetapi menjadikannya dorongan bagi atlet dan pelatih untuk meningkatkan kemampuan.

Di tengah upaya mengejar prestasi, ia juga berharap perhatian terhadap atlet terus berlanjut pada kebutuhan kesehatan dan kesejahteraan.

"Harapan kami, para atlet NPCI mendapatkan perhatian khusus, terutama dari sisi kesehatan dan kesejahteraan. Itu yang sangat kami harapkan ke depannya," pungkas Agus.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads