Profil Komjen Wahyu Hadiningrat, Wakapolri Baru yang Dilantik Prabowo

Tya Eka Yulianti - detikJabar
Kamis, 01 Okt 2026 17:24 WIB
Foto: (Firda/detikcom)
Bandung -

Komjen Pol Wahyu Hadiningrat resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Wahyu dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10/2026), menggantikan Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Pelantikan Wahyu sebagai Wakapolri dilakukan bersamaan dengan pelantikan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Suyudi menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Sebelum dipercaya menjadi Wakapolri, Wahyu menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena). Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 dan memiliki pengalaman panjang di sejumlah posisi strategis di lingkungan Polri.

Profil Wahyu Hadiningrat

Komjen Pol Wahyu Hadiningrat lahir pada 4 Juni 1970. Ia menempuh pendidikan di Akpol dan lulus pada 1992.

Karier Wahyu di kepolisian dimulai pada 1993 sebagai Perwira Pertama (Pama) di Polda Jawa Barat. Setahun kemudian, ia mendapat penugasan sebagai Wakapolsekta Cirebon Selatan.

Pada 1995, Wahyu dipercaya menjadi Kapolsek Soreang, Polres Bandung. Pengalaman bertugas di wilayah Jawa Barat tersebut menjadi salah satu bagian awal perjalanan kariernya di kepolisian.

Setelah menjalani berbagai penugasan, karier Wahyu berkembang ke sejumlah posisi strategis di tingkat kewilayahan maupun Mabes Polri.

Pernah Jadi Kapolres Bekasi hingga Jakarta Selatan

Pada 2011, Wahyu dipercaya menjabat Kapolres Metro Bekasi. Setahun kemudian, ia ditugaskan sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan.

Pengalamannya di bidang reserse kemudian membawanya ke Polda Metro Jaya. Pada 2016, Wahyu menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Dalam posisi tersebut, ia menangani bidang penegakan hukum terkait tindak pidana khusus. Setelah itu, pada 2018 Wahyu mendapat tugas sebagai Wakapolda Metro Jaya.

Pernah Menjabat Wakabareskrim Polri

Perjalanan karier Wahyu berlanjut ke tingkat Mabes Polri. Pada 2020, ia dipercaya menjadi Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri.

Setahun kemudian, Wahyu ditugaskan sebagai Asisten Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Asrena).

Posisi tersebut kemudian mengalami perubahan nomenklatur seiring restrukturisasi organisasi Polri. Pada September 2024, Wahyu dikukuhkan sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena).

Bersamaan dengan jabatan tersebut, pangkat Wahyu naik dari Inspektur Jenderal (Irjen) menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) atau jenderal bintang tiga. Perubahan jabatan Astamarena merupakan bagian dari restrukturisasi organisasi Polri berdasarkan Perpres Nomor 90 Tahun 2024.

Pendidikan Wahyu Hadiningrat

Selain Akpol 1992, Wahyu juga menempuh sejumlah pendidikan pengembangan di lingkungan kepolisian.

Ia tercatat mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim), serta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri (Sespimti).

Pengalaman pendidikan tersebut melengkapi perjalanan karier Wahyu yang sebelumnya banyak berkaitan dengan fungsi reserse dan kemudian berlanjut ke bidang perencanaan serta penganggaran institusi Polri.

Kini Jadi Wakapolri

Setelah sekitar dua tahun menjabat Astamarena, Wahyu kini mendapat tugas baru sebagai Wakapolri.

Presiden Prabowo Subianto melantik Wahyu sebagai Wakapolri pada Kamis (1/10/2026). Ia menggantikan Komjen Pol Dedi Prasetyo yang mendapat penugasan baru sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.

Dengan jabatan barunya, Wahyu akan mendampingi Kapolri Suyudi Ario Seto dalam menjalankan tugas pimpinan Polri. Pelantikan keduanya menjadi bagian dari perubahan kepemimpinan di tubuh Polri pada 1 Oktober 2026.



Simak Video "Peresmian 3.395 Jembatan TNI-Polri dan 3.000 Sumber Air"

(tya/tey)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork