Tak hanya di Simpang Tegalega, traffic light di Simpang Naripan-Tamblong dan Jalan Sunda-Veteran, Kota Bandung tidak berfungsi. Kondisi tersebut membuat para pengendara harus berhati-hati saat melintas karena tidak ada petugas yang berjaga.
Pantauan detikJabar, Kamis (1/10/2026), di Simpang Naripan-Tamblong, water barrier dipasang di titik tersebut. Kendaraan dari arah Braga-Naripan tidak bisa lurus ke arah Jalan Sunda, namun harus belok ke kanan ke Tamblong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendaraan dari Jalan Sunda-Naripan dilarang lurus ke arah Naripan-Braga, namun harus belok ke kiri ke Tamblong. Begitu pun kendaraan dari arah Tamblong tidak bisa belok kanan ke Naripan-Braga. Rekayasa lalu lintas ini dilakukan agar kendaraan bisa mengalir dan tidak terjadi kepadatan lalu lintas.
Meski sudah diatur, banyak pengendara yang tidak mematuhi arahan rekayasa lalu lintas tersebut. Belum diketahui penyebab traffic light di jalan itu tidak berfungsi, namun terlihat di sekitar traffic light terdapat kabel berhamburan. Diduga, perangkat traffic light di lokasi tersebut hilang dicuri. "Traffic light-nya sudah beberapa hari mati," kata Diana (32) salah satu driver ojol.
Diana mengeluhkan kondisi tersebut. Menurutnya traffic light itu harus segera diperbaiki. "Harus segera diperbaiki, kalau dibiarkan membahayakan para pengendara. Apalagi pengendaranya gak sabaran," ujarnya.
Dari catatan Dishub Kota Bandung, traffic light yang tidak berfungsi berada di wilayah Kecamatan Regol, di antaranya kawasan PT INTI dan Simpang Patung Ikan, Jalan Pungkur serta kawasan persimpangan Tamblong-Naripan dan Puteran Sunda.
Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan, perbaikan traffic light yang dicuri masih dalam proses. Perangkat yang hilang membutuhkan perakitan kembali sebelum dapat dipasang dan dioperasikan. "Masih proses. Itu perlu dirakit lagi. Minimal kita seminggu untuk merakitnya lagi," kata Rasdian dalam rilis Humas Pemkot Bandung.
(iqk/iqk)
