Korban Selamat Jadi Kunci Ungkap Tewasnya 2 Pemuda di Kontrakan Lembang

Korban Selamat Jadi Kunci Ungkap Tewasnya 2 Pemuda di Kontrakan Lembang

Whisnu Pradana - detikJabar
Selasa, 29 Sep 2026 14:10 WIB
Intravenous therapy iv infusion set and bottle on a pole. Liquid saline is slowly dripping drops of drugs, medicine or antibiotic therapy and surgery recovery in a hospital or clinic.
Ilustrasi perawatan medis (Foto: Thinkstock).
Bandung Barat -

Polisi masih mendalami penyebab tewasnya Ijang Nadi Gunaefi (23) dan Eji Fauzi (18). Jasad keduanya ditemukan di kamar kontrakan Kampung Cijeruk, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Selain dua korban, ada seorang pemuda lagi yang ditemukan tergeletak namun dalam kondisi selamat atas nama Dede Rizki (21). Pemuda itu kini masih menjalani perawatan intensif di RS Hasan Sadikin Kota Bandung.

"Kami luruskan informasi yang menyebut korban kritis meninggal, yang bersangkutan sudah membaik. Namun saat ini masih menjalani perawatan di RSHS," kata Kapolsek Lembang, AKP Bambang Haryono saat dikonfirmasi, Selasa (29/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang mengatakan pihaknya akan meminta keterangan terhadap korban Dede Rizki terkait kronologi pasti terkait tewasnya Ijang dan Eji. Ketiganya diketahui merupakan kakak beradik yang merantau dari Garut ke Lembang.

ADVERTISEMENT

"Jadi kita akan mintai keterangan korban selamat ini untuk memastikan bagaimana sebetulnya kronologis di dalam kamar kontrakan itu sebelum mereka ditemukan tergeletak oleh pacar salah satu korban. Kita pastikan dulu kondisi korban di rumah sakit ini membaik," kata Bambang

Berdasarkan hasil identifikasi oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi di hari kejadian, ada bau gas menyengat dari dalam kamar kontrakan tersebut. Namun hal itu belum bisa dipastikan sebagai penyebab tewasnya dua penghuni.

"Kalau hasil olah TKP, tidak ditemukan bekas obat-obatan. Tapi di lokasi memang tercium bau gas. Namun kita belum bisa menyimpulkan penyebabnya apa, apakah karena makanan atau karena keracunan gas," kata Bambang.



(mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads