Unik! Remaja Ini Seolah Punya Mesin Waktu Dalam Ingatannya

Kabar Internasional

Unik! Remaja Ini Seolah Punya Mesin Waktu Dalam Ingatannya

Sarah Oktaviani Alam - detikJabar
Minggu, 27 Sep 2026 22:00 WIB
Ilustrasi otak atau pikiran manusia
Ilustrasi (Foto: Pixabay/Loaivat)
Jakarta -

Bagi kebanyakan orang, masa lalu adalah kabut yang perlahan menebal. Wajah-wajah lama memudar, suara-suara menjadi samar, dan detail percakapan dari beberapa tahun lalu mungkin sudah menguap tanpa sisa.

Namun, bagi seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun berinisial KCL, setiap detik dalam hidupnya seolah tersimpan dalam lemari arsip yang tak pernah terkunci.

Melansir detikHealth, KCL bukan sekadar memiliki ingatan yang tajam. Ia berada di jajaran elit pemilik kemampuan memori yang melampaui 99,9 persen populasi manusia. Kondisi langka ini dikenal sebagai Highly Superior Autobiographical Memory (HSAM), sebuah fenomena medis yang diperkirakan hanya dialami oleh kurang dari 100 orang di seluruh dunia hingga tahun 2026 ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menelusuri Jejak Ingatan Sejak Buaian

Kisah luar biasa ini mulai terkuak saat KCL menghubungi Krystian Barzykowski, seorang peneliti kognitif. Kepada Barzykowski, remaja ini mengaku mampu mengingat momen-momen spesifik saat dirinya masih bayi. Pengakuan yang terdengar mustahil itu kemudian diuji secara ketat dan dikonfrontasi dengan keterangan orang tuanya untuk memastikan akurasinya.

ADVERTISEMENT

"Ia menjelaskan memiliki ingatan autobiografi yang sangat awal, termasuk kenangan saat berusia sekitar tiga bulan (April 2009), serta masa kanak-kanak awal yang telah dikonfirmasi kebenarannya oleh orang tuanya," tulis Barzykowski dan timnya dalam laporan ilmiah yang terbit di jurnal Cortex.

Sejak menginjak usia tiga tahun, arus kenangan dalam hidup KCL mengalir secara berkesinambungan. Menariknya, ia tidak perlu memeras otak atau berusaha keras untuk memanggil memori tersebut. Sering kali, masa lalu itu datang mengetuk pintu kesadarannya secara tiba-tiba, sebuah proses yang disebut peneliti sebagai ingatan involuntary.

Cukup dengan menghirup aroma tertentu, mendengar potongan lagu yang lewat, atau sekilas menangkap penggalan kalimat, KCL akan langsung terlempar kembali ke momen spesifik di masa lalunya. Otaknya menangkap pemicu tersebut dan secara otomatis memutar kembali rekaman peristiwa yang telah tersimpan bertahun-tahun.

Bukan Kekuatan 'Super', Melainkan Cara Mengakses

Meski kemampuannya terdengar seperti kekuatan tokoh fiksi ilmiah, penelitian menunjukkan bahwa KCL sebenarnya adalah remaja normal dalam banyak aspek kognitif lainnya. Kemampuan perhatian, memori kerja, hingga fungsi eksekutifnya tidak menunjukkan perbedaan mencolok dibandingkan remaja pada umumnya. Ia juga tidak memiliki riwayat gangguan psikologis maupun masalah dalam pendidikan.

"Bukti-bukti yang terkumpul menunjukkan bahwa pemegang HSAM bukanlah 'pahlawan super' kognitif. Sebaliknya, kemampuan mereka dalam mempelajari informasi harian atau menghafal angka sebanding dengan populasi umum," jelas tim peneliti.

Lantas, apa yang membuat KCL berbeda? Rahasianya ternyata bukan terletak pada seberapa besar kapasitas otaknya dalam menyimpan data, melainkan pada dinamika pengambilan kembali memori (retrieval dynamics).

Otak pemilik HSAM memiliki sensitivitas yang sangat tinggi terhadap berbagai isyarat atau cue yang berkaitan dengan kenangan. Ambang batas untuk mengakses kembali memori masa lalu di otak mereka jauh lebih rendah dibandingkan orang awam.

Jika diibaratkan, otak KCL seperti memiliki perpustakaan pribadi dengan sistem katalog yang sangat canggih dan mudah diakses.


Artikel ini sudah tayang di detikHealth



(sao/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads