Dukung Digitalisasi, IDCloudHost Beri Hibah ke RS Bandung Kiwari

Rifat Alhamidi - detikJabar
Rabu, 23 Sep 2026 10:40 WIB
Hibah untuk Bandung Kiwari (Foto: Istimewa).
Bandung -

IDCloudHost resmi menyalurkan hibah infrastruktur server senilai Rp 400 juta kepada Rumah Sakit Bandung Kiwari. Bantuan ini merupakan bagian dari program hibah teknologi bertajuk AwanCita.

Direktur IDCloudHost, Muhammad Mufid Lutfi, menjelaskan bahwa program AwanCita telah berjalan sejak 2025. Inisiatif ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mengakselerasi pertumbuhan serta adopsi teknologi digital di Indonesia.

"Kami berkomitmen mengakselerasi pertumbuhan dan adopsi teknologi digital di Indonesia, khususnya dalam penggunaan infrastruktur cloud server," katanya, Rabu (22/9/2026).

Dukungan tersebut, lanjut Mufid, menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemanfaatan teknologi digital di sektor layanan publik, termasuk kesehatan, sekaligus mendorong ekosistem bisnis dan industri digital tanah air.

Server yang dihibahkan memiliki kapabilitas untuk penyelenggaraan komputasi private cloud*. Infrastruktur ini disiapkan agar pihak rumah sakit dapat mengoptimalkan teknologi berstandar penyedia layanan *cloud, sekaligus mendukung pemenuhan regulasi nasional.

"Untuk sektor layanan publik seperti rumah sakit, infrastruktur ini dapat mendukung pengelolaan teknologi yang lebih terencana, termasuk kebutuhan rekam medis elektronik, keamanan data, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku," ujarnya.

Mufid menambahkan, pemanfaatan infrastruktur ini juga diarahkan untuk mendukung implementasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis, serta ketentuan terkait pelindungan data pribadi.

Program AwanCita tidak hanya menyasar sektor kesehatan. IDCloudHost juga memberikan dukungan kepada penyelenggara layanan publik dan industri rintisan digital melalui berbagai bentuk, mulai dari inkubasi teknologi hingga hibah infrastruktur public cloud maupun cloud on-premise.

"Kami tidak menetapkan batasan kuantitas penerima. Fokus kami adalah memastikan setiap dukungan memberikan dampak pertumbuhan yang nyata dan berkelanjutan," kata Mufid.

Simak Video "Video: Makam Remaja di Pangkalpinang Dibongkar, Diduga Jadi Korban Malapraktik"


(ral/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork