IDCloudHost resmi menyalurkan hibah infrastruktur server senilai Rp 400 juta kepada Rumah Sakit Bandung Kiwari. Bantuan ini merupakan bagian dari program hibah teknologi bertajuk AwanCita.
Direktur IDCloudHost, Muhammad Mufid Lutfi, menjelaskan bahwa program AwanCita telah berjalan sejak 2025. Inisiatif ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mengakselerasi pertumbuhan serta adopsi teknologi digital di Indonesia.
"Kami berkomitmen mengakselerasi pertumbuhan dan adopsi teknologi digital di Indonesia, khususnya dalam penggunaan infrastruktur cloud server," katanya, Rabu (22/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dukungan tersebut, lanjut Mufid, menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemanfaatan teknologi digital di sektor layanan publik, termasuk kesehatan, sekaligus mendorong ekosistem bisnis dan industri digital tanah air.
Server yang dihibahkan memiliki kapabilitas untuk penyelenggaraan komputasi private cloud*. Infrastruktur ini disiapkan agar pihak rumah sakit dapat mengoptimalkan teknologi berstandar penyedia layanan *cloud, sekaligus mendukung pemenuhan regulasi nasional.
"Untuk sektor layanan publik seperti rumah sakit, infrastruktur ini dapat mendukung pengelolaan teknologi yang lebih terencana, termasuk kebutuhan rekam medis elektronik, keamanan data, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku," ujarnya.
Mufid menambahkan, pemanfaatan infrastruktur ini juga diarahkan untuk mendukung implementasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis, serta ketentuan terkait pelindungan data pribadi.
Program AwanCita tidak hanya menyasar sektor kesehatan. IDCloudHost juga memberikan dukungan kepada penyelenggara layanan publik dan industri rintisan digital melalui berbagai bentuk, mulai dari inkubasi teknologi hingga hibah infrastruktur public cloud maupun cloud on-premise.
"Kami tidak menetapkan batasan kuantitas penerima. Fokus kami adalah memastikan setiap dukungan memberikan dampak pertumbuhan yang nyata dan berkelanjutan," kata Mufid.
Ia menilai penguatan infrastruktur adalah aspek krusial dalam transformasi digital. Menurutnya, digitalisasi tidak cukup hanya dengan membangun aplikasi, tetapi juga membutuhkan fondasi infrastruktur dan tata kelola yang mumpuni.
"Perkembangan teknologi digital membutuhkan infrastruktur yang terencana dengan baik dan ditopang SOP yang andal. Fondasi infrastruktur, terutama cloud dan server, menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan," ujarnya.
IDCloudHost memastikan dukungan tidak berhenti pada penyerahan perangkat. Perusahaan akan memberikan pendampingan berupa alih pengetahuan mengenai tata kelola infrastruktur digital serta perencanaan pengembangan kapasitas teknologi di masa depan.
"Kami siap memberikan pendampingan berkelanjutan berupa transfer pengetahuan mengenai tata kelola infrastruktur digital yang baik, termasuk proyeksi pertumbuhan dan kebutuhan skalabilitas di masa depan," tutur Mufid.
Komitmen ini didukung pengalaman IDCloudHost selama 11 tahun dalam mengelola infrastruktur cloud dengan operasional di lebih dari sembilan pusat data di kawasan Asia Tenggara. Dalam satu tahun ke depan, IDCloudHost menargetkan hibah tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap kemandirian pengelolaan data dan infrastruktur digital di Indonesia.
Mufid menegaskan, kemandirian infrastruktur digital menjadi semakin vital seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi digital. "Ibarat sebuah tempat tinggal, kemandirian sejati baru tercipta ketika kita bisa memiliki dan mengelola sendiri tempat yang kita huni. Prinsip yang sama berlaku untuk infrastruktur digital," ujarnya.
Ia menambahkan, penguasaan infrastruktur digital berkaitan erat dengan posisi Indonesia dalam memanfaatkan potensi ekonomi nasional. "Kita harus siap mengelola dan menguasai infrastruktur sendiri agar bangsa Indonesia tidak sekadar menjadi penonton, melainkan pemilik utama yang memegang kontrol atas potensi ekonomi digital terbesar di negeri ini," pungkasnya.
Simak Video "Video: Makam Remaja di Pangkalpinang Dibongkar, Diduga Jadi Korban Malapraktik"
[Gambas:Video 20detik] (ral/mso)
