Kemarau Panjang, Salat Istisqa Jadi Ikhtiar Warga Cimahi Meminta Hujan

Kemarau Panjang, Salat Istisqa Jadi Ikhtiar Warga Cimahi Meminta Hujan

Whisnu Pradana - detikJabar
Selasa, 22 Sep 2026 16:45 WIB
Pelaksanaan Salat Istisqa di Alun-alun Kota Cimahi
Pelaksanaan Salat Istisqa' di Alun-alun Kota Cimahi (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar).
Cimahi -

Di tengah terik matahari, seribuan orang berkumpul di Alun-alun Kota Cimahi, menengadahkan tangan seraya berdoa meminta Yang Maha Kuasa menurunkan berkah dalam bentuk rintik hujan di musim kemarau panjang, Selasa (22/9/2026).

Kaum hawa dalam balutan mukena warna-warni, duduk bersila di bagian belakang sebelum Salat Istisqa. Sementara kaum adam, di bagian depan khusyuk berselawat dipimpin imam dari Masjid Agung Cimahi. Ketika matahari mulai naik di atas ubun-ubun, salat pun dimulai.

Salat Istisqa ini menjadi ikhtiar spiritual masyarakat yang terdampak krisis air bersih. Di Kota Cimahi sendiri, hujan sudah tidak turun lumayan lama. Entah kapan hujan terakhir membasahi tanah Cimahi hingga sejuknya terasa menyentuh kulit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dampak dari kemarau panjang ini sudah terasa semenjak beberapa bulan belakangan. Ini (Salat Istisqa' menjadi wujud kepasrahan kita agar Allah SWT menurunkan berkahnya, menurunkan hujan," kata Wali Kota Cimahi, Ngatiyana saat ditemui, Selasa (22/9/2026).

Jemaah yang mengikuti jalannya Salat Istisqa tak sepenuhnya tahan akan paparan matahari siang. Sebagian membuka payung yang mereka bawa lalu melindungi kepala agar tak merasakan pusing akibat panas yang menyengat.

"Semoga apa yang kita hajatkan hari ini, diijabah oleh Allah SWT. Sebagai umatnya, kita hanya bisa meminta dan memohon kebaikan dari Yang Maha Kuasa," kata Ngatiyana.

Di musim kemarau panjang ini, masyarakat di tiga kecamatan mengalami krisis air bersih. Sudah banyak warga yang mengeluhkan sulitnya mendapat pasokan air. Pemkot Cimahi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) berupaya mengatasi dampak kemarau dengan penyaluran truk tangki air.

"Situasinya memang darurat, masyarakat sudah banyak yang mengeluhkan kesulitan air. Kami dari pemkot kemudian menyalurkan kendaraan air bersih, lalu membantu mengatasi krisis dengan pengeboran sumur agar krisis tertangani," kata Ngatiyana.

Di sisi lain, di musim kemarau ini juga marak terjadi kebakaran. Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, mencatat 62 kasus kebakaran hingga September 2026, naik signifikan dibandingkan total kejadian tahun sebelumnya sebanyak 46 kasus.

"Kita wanti-wanti masyarakat agar ekstra waspada dan tidak melakukan aktivitas pembakaran di lahan kosong yang berpotensi memicu gelombang kebakaran baru," kata Ngatiyana.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Krisis Air Bersih di Kadujajar, 2 Km Ditempuh Demi Setetes Air Bersih"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads