Kisah Pilu Bayi Korban Ledakan Gas di Mandalajati

Round-Up

Kisah Pilu Bayi Korban Ledakan Gas di Mandalajati

Tim detikJabar - detikJabar
Kamis, 17 Sep 2026 10:00 WIB
Ilustrasi api neraka, kebakaran.
Ilustrasi api. Foto: Rawpixel/Freepik
Bandung -

Ledakan gas di Mandalajati menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Namun di balik tragedi tersebut, ada satu kisah yang ikut berubah setelah peristiwa itu terjadi.

Seorang bayi harus kehilangan kedua orang tuanya dalam tragedi tersebut. Kini, ia menjalani hari-hari bersama orang yang merawatnya, sementara keluarganya berusaha bangkit dari kehilangan.

Peristiwa itu terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 di Kelurahan Sindangjaya, RT 06/RW 05, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung. Bayi itu kini jadi yatim piatu setelah kedua orang tuanya meninggal dunia akibat peristiwa ledakan tabung gas 3 kilogram.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan catatan detikJabar, tragedi ini telah menewaskan 4 orang. Ironisnya, dua korban di antaranya merupakan orang tua bayi tersebut, termasuk dua anak berusia 2 dan 6 tahun yang saat ini masih mendapat perawatan.

ADVERTISEMENT

Sang bayi sendiri, saat kejadian diketahui masih berusia 28 hari. Dia selamat dalam kejadian tersebut, namun kini menjadi yatim piatu setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

"Yang Mandalajati, kami sangat berduka. Karena memang yang namanya luka bakar itu yang paling parah dan mematikan, bukan luka luar, tetapi berapa banyak udara beracun yang terserap ke dalam tubuh, itu yang menimbulkan fatalitas," kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Rabu (16/9/2026).

Selain bayi tersebut, kakaknya, juga menjadi yatim piatu usai kejadian itu. Sang kakak menurut Farhan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSHS Bandung, dan semua pengobatannya ditanggung seluruhnya oleh Pemkot.

"Yang ditinggalkan dua anak yatim piatu, yang satu kakaknya masih dirawat di rumah sakit. Semua masih kita cover, bekerja sama dengan RSHS, memastikan bahwa penanganan mereka yang masih dirawat itu tetap baik-baik saja," tuturnya.

Belakangan, bayi itu sendiri sekarang sudah mendapat orang tua asuh. Dia adalah anggota DPRD Kota Bandung dari Fraksi Partai NasDem, Rendiana Awangga, yang bersedia untuk mengasuh bayi tersebut hingga dewasa.

"Bayi yang baru berusia beberapa bulan tersebut pun sudah di dalam asuhan, banyak ayah dan ibunya. Jadi, insyaallah kita akan pastikan bahwa yang masih dirawat ditangani dengan sangat baik," pungkas Farhan.

(ral/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads