Tragedi KM Virgo, Polisi Kumpulkan Data DNA Keluarga di Garut

Tragedi KM Virgo, Polisi Kumpulkan Data DNA Keluarga di Garut

Hakim Ghani - detikJabar
Selasa, 15 Sep 2026 17:30 WIB
Posko DVI dan informasi korban KM Virgo di Garut
Posko DVI dan informasi korban KM Virgo di Garut (Foto: Hakim Ghani/detikJabar)
Garut -

Polisi mengambil sampel DNA terhadap keluarga 22 korban insiden Kapal Virgo Transport 8 asal Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sampel DNA ini, digunakan untuk memastikan identitas para korban.

Menurut Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, pengambilan sampel DNA dilaksanakan oleh tim dari Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat di posko Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Garut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengambilan sampel DNA yang dilaksanakan Selasa, (15/9/2026) siang ini, menurut Hendra, bertujuan untuk memastikan identitas para korban Kapal Virgo Transport 8 asal Garut.

"Benar, DVI ini melakukan pengecekkan post mortem dan ante mortem. Apabila cocok, korban akan dikirimkan ke keluarga korban, dimanapun berada yang bisa terkonfirmasi," ucap Hendra kepada detikJabar, Selasa sore.

ADVERTISEMENT

Proses post mortem dan ante mortem tersebut diikuti sedikitnya oleh delapan anggota keluarga korban asal Desa Situsaeur, dan dua anggota keluarga korban dari Desa Karangsari, Kecamatan Karangpawitan.

Data yang diambil dari keluarga ini, nantinya akan digunakan sebagai pembanding, untuk memastikan identitas korban tragedi KM Virgo yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Selain melaksanakan pemeriksaan dari tim DVI, kami juga menyampaikan rasa duka cita dengan memberikan santunan kepada keluarga korban," ungkap Hendra.

Salah satu keluarga korban yang mengikuti kegiatan ini adalah Lina. Istri dari Iyus (50), satu dari 8 korban tragedi KM Virgo asal Garut yang hingga kini masih belum ditemukan.

"Saya diminta untuk datang, mau tes DNA katanya. Yang di kapal itu suami saya, atas nama Iyus. Sampai sekarang belum ditemukan," kata Lina kepada wartawan.

Lina menjelaskan, Iyus sendiri baru sekitar 3 bulan terakhir bekerja sebagai kru kapal, di KM Virgo Transport 8. Iyus bertugas sebagai penjaga kantin di sana.

"Saya berharap agar suami saya ditemukan dalam keadaan selamat," pungkas Lina.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads