Lahan Brangkal di Punclut Bandung Masih Terbakar

Lahan Brangkal di Punclut Bandung Masih Terbakar

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 15 Sep 2026 10:18 WIB
Lahan di Punclut Bandung terbakar
Lahan di Punclut Bandung terbakar (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar).
Bandung -

Kebakaran lahan seluas 2,2 hekatare yang digunakan untuk pembuangan brangkal di Jalan Rereongan Sarupi, kawasan Puncak Ciumbuleuit (Punclut), Kota Bandung masih belum padam. Petugas berusaha memadamkan api yang membakar sejak Senin (14/9) malam.

Hingga Selasa (15/9/2026) pukul 09.30 WIB, petugas Diskarmatan Kota Bandung masih berada di lokasi untuk memedamkan titik api. Meski kobaran kini sudah menghilang, namun asap dari sisa kebakaran itu masih mengepul hingga ke permukiman warga sekitar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Update hari ini, posisi api di permukaan sudah tidak ada. Namun, kita masih terkendala untuk asap yang masih ada kemungkinan sudah masuk ke ke dalaman," kata Kabid Pemadaman Diskarmatan Kota Bandung Leonard.

Diskarmatan mengerahkan 20-30 petugas ke lokasi kebakaran. Saat ini, koordinasi pun dilakukan kepada masyarakat sekitar supaya bisa memakai masker saat beraktivitas.

"Kita sudah berkoordinasi dengan kewilayahan maupun BPBD, dengan UPT Puskesmas untuk menyebarkan masker dan mengimbau untuk menggunakan masker. Jadi, untuk warga sekitar maupun peserta didik, sudah kita distribusikan masker agar tidak terjadi satu dan lain hal," ungkapnya.

Dari hasil pemetaan, lokasi kebakaran memiliki luas total 2,2 hektare. Namun titik api menyebar di 300 meter persegi, dan saat ini sedang diantisipasi supaya tidak merembet ke titik yang lain.

"Dugaannya masih dalam proses penyelidikan. Kita upayakan kalau mungkin ini sudah kejadian yang ketiga berdasarkan informasi sebelumnya, memang agak lama berhari-hari. Cuman kita upayakan semoga kalau cuaca mendukung, maupun air yang cukup, kita bisa upayakan hari ini maksimal selesai," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: KLH Usut 19 Perusahaan Terkait Kebakaran Lahan 11 Ribu Hektare "
[Gambas:Video 20detik] (ral/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads