23 orang warga Kabupaten Garut, Jawa Barat menjadi korban tragedi KM Virgo Transport 8. Mereka berasal dari satu desa yang sama di Garut.
Bupati Garut Syakur Amin menjelaskan, ke-23 korban KM Virgo asal Garut berasal dari Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Garut. Mereka hendak berangkat menuju Pulau Kalimantan.
"Kami berduka cita untuk korban atas kejadian ini. Semua korban berasal dari daerah Situsaeur, Karangpawitan," ujar Syakur kepada wartawan, Senin, (14/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pemkab Garut, dari 23 korban tersebut, 11 di antaranya dinyatakan selamat. 1 korban meninggal dunia, dan 11 korban lainnya hingga Senin pagi tadi belum ditemukan.
Kepala Dinas Sosial Kab. Garut Marlinda Siti Hana mengungkapkan, saat ini seluruh korban asal Garut yang telah ditemukan, baik yang selamat atau meninggal dunia, sedang dievakuasi menuju Surabaya.
"Evakuasi korban selamat dan jenazah, sedang dilakukan menuju Surabaya," katanya.
Terkait kejadian ini, pihak Dinsos Garut sendiri tengah berkoordinasi dengan pihak keluarga, untuk pencocokan identitas para korban. Di sisi lain, perwakilan Pemkab Garut juga diberangkatkan untuk memantau proses pencarian dan pemulangan korban ke Surabaya.
"Ini yang akan menjadi konsen kami saat ini. Kita juga akan memandu pemulangan jenazah dan korban selamat menuju Garut," pungkas Marlinda.
Berikut ini merupakan data identitas 23 korban KM Virgo asal Garut:
Korban Selamat
- Rehan
- Amo
- Willy
- Ehab
- Akmal
- M. Iwan
- Erik
- Iki
- M. Agus
- Fauzan
- Fathir
Korban Tewas
- Enjang
Korban Belum Ditemukan
- Utep
- Acim
- Usep
- Raden
- Kiki
- Agil
- Rio
- Hakim
- Salbi
- Aep
- Ikhsan
