Cek Masalah Kesuburan, Pria Ini Kaget Ternyata Punya Rahim

Cek Masalah Kesuburan, Pria Ini Kaget Ternyata Punya Rahim

detikHealth - detikJabar
Minggu, 13 Sep 2026 13:00 WIB
Ilustrasi Dokter dan Pasien Pria
Ilustrasi Dokter dan Pasien Pria. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Atstock Productions)
Bandung -

Seorang pria berusia 26 tahun di Delhi, India, terkejut setelah dokter menemukan rahim yang berkembang dengan baik di dalam tubuhnya. Kondisi langka itu terungkap ketika ia menjalani pemeriksaan untuk mencari penyebab infertilitas.

Pria tersebut selama ini hidup sebagai laki-laki dan memiliki karakteristik fisik laki-laki. Namun, pemeriksaan medis justru menemukan kelainan anatomi pada sistem reproduksinya.

Kepala Urologi RG Hospitals, Rajouri Garden, dr Susheel Kharbanda, memeriksa pria tersebut karena masalah kesuburan. Kepada India Today Digital, ia mengatakan pasien tidak mengalami gejala khusus yang mengarah pada kondisi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat pemeriksaan fisik, dokter menemukan kedua testis pasien tidak berada di dalam skrotum. Analisis semen juga tidak menemukan sperma atau menunjukkan kondisi yang disebut azoospermia.

ADVERTISEMENT

"Saat saya memeriksanya, kedua testisnya tidak berada di skrotum. Hasil analisis semennya menunjukkan nihil, yaitu azoospermia," kata dr Kharbanda.

Temuan itu membuat dokter melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tim medis memeriksa kromosom dan kadar hormon, kemudian menggunakan ultrasonografi (USG) serta magnetic resonance imaging (MRI) untuk melihat kondisi organ reproduksi pasien.

USG dan MRI Ungkap Rahim

Hasil pemeriksaan kromosom menunjukkan pasien memiliki kromosom XY, yang merupakan pola kromosom laki-laki. Namun, hasil USG dan MRI justru memperlihatkan rahim yang berkembang dengan baik di dalam tubuhnya.

"Secara kromosom dia normal, yaitu laki-laki XY. Namun, pemeriksaan lebih lanjut melalui USG dan MRI mengejutkan kami. Ada rahim yang terbentuk dengan baik di dalam tubuhnya," kata dr Kharbanda.

Pemindaian juga menunjukkan kedua testis berada di dalam tubuh. Menurut dr Kharbanda, bentuk kedua testis tersebut menyerupai ovarium.

"Dan kedua testisnya terlihat seperti ovarium yang terdapat pada perempuan," ujarnya.

Dokter kemudian melanjutkan pemeriksaan genetik dan hormonal untuk mencari penyebab munculnya rahim pada pasien dengan kromosom XY dan karakteristik fisik laki-laki.

Androlog dan Spesialis Kesehatan Reproduksi Pria sekaligus pendiri IASH Institute of Andrology and Sexual Health, dr Chirag Bhandari, mengatakan kondisi tersebut dapat berkaitan dengan kelainan langka bernama Persistent Müllerian Duct Syndrome (PMDS).

"Ini disebut Persistent Müllerian Duct Syndrome, yang berarti rahim masih ada di dalam tubuh laki-laki, sementara alat kelamin luarnya normal, seperti testis dan penis. Jadi, ini merupakan kondisi yang sangat langka," kata dr Bhandari.

PMDS terjadi ketika struktur saluran Müllerian yang pada perkembangan janin laki-laki umumnya mengalami regresi tetap berkembang. Kondisi tersebut dapat menyebabkan terbentuknya struktur seperti rahim dan saluran reproduksi terkait.

Kelainan ini dapat terjadi pada individu dengan kromosom XY dan alat kelamin luar laki-laki. Dalam kasus pria berusia 26 tahun di Delhi tersebut, kondisi PMDS terungkap setelah pemeriksaan medis dilakukan untuk mencari penyebab infertilitas.

Baca berita selengkapnya di detikHealth.

(sud/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads