Peristiwa tragis menimpa Harun (75) seorang lansia asal Kampung Nagrak, Desa Limbangan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Ia ditemukan tewas di dalam sumur sedalam 15 meter, diduga terjatuh hingga menghirup gas beracun.
Kapolsek Sukaraja Kompol Aguk Khusaeni mengatakan, peristiwa tragis itu bermula ketika sang istri, Titin (70), mendapati suaminya sudah berada di dalam sumur dalam kondisi tidak bernyawa setelah pulang dari pengajian. Temuan itu langsung dilaporkan kepada ketua RT setempat sebelum akhirnya diteruskan ke pihak kepolisian.
"Setelah mendapatkan informasi tersebut, petugas segera mendatangi TKP dan melakukan koordinasi dengan unsur terkait untuk penanganan serta proses evakuasi korban," ujar Aguk kepada detikJabar, Sabtu (12/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hasil pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan berada di dalam sumur dengan posisi berdiri. Dari hasil penelusuran sementara, insiden ini diduga murni kecelakaan akibat korban terpeleset yang dipicu oleh faktor usia lanjut dan kondisi pikun.
"Dugaan penyebab kejadian karena terpeleset karena usia sudah tua dan punya penyakit pikun. Di dalam sumur juga informasinya ada zat asam beracun," katanya.
Proses evakuasi jenazah melibatkan unsur gabungan dari Polsek Sukaraja, Damkar Posko Sukaraja, Tim SAR BPBD Kabupaten Sukabumi, serta petugas medis dari Puskesmas Limbangan. Proses evakuasi sempat berlangsung dramatis karena tak hanya sulitnya mengakses lokasi, keselamatan petugas juga turut dipertimbangkan.
Aguk menambahkan, pihak keluarga telah ikhlas menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah. Oleh karena itu, jenazah langsung dibawa untuk dimandikan dan tidak dilakukan autopsi.
"Jenazah langsung dimandikan kemudian tidak dilaksanakan autopsi dikarenakan pihak keluarga menerima ini adalah sebuah musibah," pungkasnya.
