Dampak kemarau panjang yang belum usai membuat separuh wilayah Kota Tasikmalaya kini dilanda krisis air bersih.
Dari total 69 kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan, sebanyak 37 kelurahan di antaranya telah kesulitan air pasokan harian.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mencatat, krisis ini telah berdampak langsung pada 15.670 kepala keluarga (KK) atau sekitar 50.673 jiwa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi lonjakan permintaan bantuan air bersih warga, hingga 9 September 2026, petugas telah menggelar 231 kali pengiriman armada tangki untuk memasok bantuan ke 123 lokasi kritis. Akumulasi bantuan yang dialirkan sejauh ini bahkan sudah melampaui angka satu juta liter.
"Penyaluran dilakukan sebanyak 231 kali/rit pengiriman di 123 titik lokasi. Total volume air yang sudah didistribusikan mencapai 1.033.000 liter," kata Budi, Kamis 10 September 2026.
Lebih jauh, dia memaparkan tingkat sebaran wilayah yang mulai kelimpungan memenuhi kebutuhan air.
"Artinya, jika dipersentasekan kekeringan di kota tasik sudah tembus sekitar 53,6 persen wilayah," katanya.
Berdasarkan pemetaan BPBD, Kawalu menjadi kecamatan terparah dengan penerimaan pasokan terbanyak, yakni 55 rit ke 32 titik di 7 kelurahan, terutama Kelurahan Karanganyar yang dipasok hingga 23 kali.
Wilayah lain yang mencatatkan pengiriman air intensif meliputi Purbaratu (53 rit ke 6 kelurahan, didominasi Kelurahan Singkup dengan 24 rit), Mangkubumi (51 rit ke 7 kelurahan), serta Tamansari (38 rit ke 4 kelurahan, dengan Kelurahan Setiawargi menerima 24 rit).
Distribusi juga merambah ke kawasan lain dengan frekuensi bervariasi:
- Kecamatan Cipedes: 11 rit di 4 titik (Kelurahan Sukamanah)
- Kecamatan Cibeureum: 10 rit di 4 kelurahan
- Kecamatan Bungursari: 5 rit di 3 kelurahan
- Kecamatan Indihiang: 4 rit di 2 kelurahan
- Kecamatan Cihideung: 3 rit di 2 kelurahan
- Kecamatan Tawang: 1 rit di Kelurahan Lengkongsari
Untuk menjaga kelancaran suplai ke lapangan, Budi menjelaskan BPBD terus berkolaborasi dengan jajaran lintas sektor, sektor swasta, hingga elemen organisasi masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi dan menyampaikan banyak terimakasih, sehingga kita bisa terus bersinergi bahu-membahu membantu meringankan beban warga," kata Budi.
Simak Video "Video: Krisis Air Bersih di Kadujajar, 2 Km Ditempuh Demi Setetes Air Bersih"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)
