Iran Serang Pangkalan AS di Yordania, 18 Rudal Dicegat

detikNews - detikJabar
Rabu, 09 Sep 2026 11:30 WIB
Rudal Iran. (Foto: Reuters)
Bandung -

Iran membalas serangan Amerika Serikat (AS) dengan meluncurkan puluhan rudal ke arah Yordania. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim serangan tersebut menyasar pangkalan militer AS di Al-Azraq.

Dilansir AFP, Rabu (9/9/2026), IRGC menyebut serangan itu sebagai bagian dari 'operasi penghukuman'. Menurut laporan kantor berita Iran IRNA, Garda Revolusi menyerang pangkalan Amerika Al-Azraq di Yordania dengan serangan rudal berat.

Militer Yordania kemudian menyatakan telah mencegat sebagian besar rudal yang mengarah ke wilayah kerajaannya. Sistem pertahanan udara Yordania menembak jatuh 18 dari 20 rudal balistik yang Iran luncurkan.

"Sistem pertahanan udara Yordania menghadapi 20 rudal balistik yang diluncurkan ke arah wilayah Yordania, berhasil mencegat dan menghancurkan 18 di antaranya, sementara dua rudal jatuh di daerah tak berpenghuni," ungkap militer dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa rudal-rudal tersebut berasal dari Iran.

Serangan tersebut menjadi bagian dari rangkaian aksi saling balas antara Iran dan AS. Sebelumnya, pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran setelah Teheran meluncurkan rudal balistik ke arah kapal perang AS sebanyak dua kali dalam beberapa hari terakhir.

Iran kemudian memperingatkan kapal-kapal yang berlabuh di Kuwait dan Bahrain.

Washington juga kembali menargetkan kapal tanker Iran dalam waktu kurang dari sepekan. AS menyatakan langkah tersebut sebagai respons atas serangan Iran terhadap kapal militer AS.

Di sisi lain, Teheran bersumpah membalas serangan itu dengan menyasar kapal pengangkut minyak di sekitar negara-negara Teluk yang bersekutu dengan AS.

"Pasukan Amerika memerintahkan awak kapal untuk meninggalkan kapal sebelum kapal-kapal tersebut dihantam dan dibuat tidak dapat beroperasi," kata Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam sebuah pernyataan mengenai serangan tersebut, yang dilakukan "sebagai tanggapan atas serangan gagal Iran yang terbaru."

CENTCOM menyebut penghancuran kapal tanker itu terjadi setelah "Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menargetkan kapal perang Angkatan Laut AS dengan rudal balistik sebanyak dua kali dalam dua hari terakhir."

Pasukan AS sebelumnya menghancurkan tiga kapal tanker minyak mentah Iran pada Sabtu (5/9). Menurut CENTCOM, tindakan tersebut dilakukan setelah Iran mencoba menyerang kapal induk AS dan kapal perusak berpeluru kendali.

"Semua upaya IRGC terhadap kapal perang Angkatan Laut AS telah gagal," tambahnya.

Baca berita selengkapnya di detikNews.




(rfs/sud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork