Farhan Jamin Pembangunan Gedung Baru SDN 026 Bojongloa Dimulai

Farhan Jamin Pembangunan Gedung Baru SDN 026 Bojongloa Dimulai

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 08 Sep 2026 16:10 WIB
Lahan untuk gedung baru SDN 026 Bojongloa ditolak warga sekitar.
Lahan untuk gedung baru SDN 026 Bojongloa ditolak warga sekitar. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjamin proyek pembangunan gedung baru SDN 026 Bojongloa telah dimulai. Meski mendapat penolakan dari warga sekitar, bangunan itu ditarget bisa rampung pada Desember 2026.

Farhan menyatakan, proyek itu kini sudah terbit izin persetujuan bangunan dan gedung (PBG). Setelah izin itu keluar, proyek pembangunan pun bisa langsung dijalankan.

"Sudah mulai, hari ini sudah mulai dari sejak hari Senin ketika PBG sudah keluar. Maka hari Senin juga langsung dilaksanakan semua kepentingan konstruksinya," kata Farhan di kelurahan Cibaduyut, Kota Bandung, Selasa (8/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gedung baru untuk SDN 026 Bojongloa rencananya akan dibangun di dalam area kompleks perumahan Cibaduyut Permai. Meski mendapat penolakan, Farhan tidak menganggap protes itu sebagai bentuk menolak dari warga untuk kebutuhan pendidikan.

ADVERTISEMENT

"Kalau soal sekolah baru, pada dasarnya gini. Saya tidak menganggap itu sebagai sebuah penolakan, karena saya tahu warga di sana juga adalah warga-warga Kota Bandung yang memiliki hati untuk anak-anak kita," ungkapnya.

"Saya yakin itu bukan penolakan, hanya perlu penyesuaian. Bahwa ada kekhawatiran akan menimbulkan kemacetan, ketidaknyamanan, masa pembangunan proyek yang banyak debu dan lain-lain, itu akan kita perhatikan dan kita pastikan tingkat gangguannya sedikit sekali lah, seminimal mungkin. Itu yang pasti," tambahnya.

Farhan menargetkan gedung baru SDN 026 Bojongloa rampung pada Desember 2026. Selain gedung baru, Farhan menginginkan tempat belajar itu nantinya nyaman, termasuk urusan sanitasinya.

"Tidak hanya ruang kelasnya yang harus baik dan juga kuat, tetapi juga pendukung-pendukungnya itu juga harus cukup layak untuk digunakan bersama-sama. Salah satunya pesan dari Presiden adalah toilet untuk siswa dan guru-guru," pungkasnya.

(ral/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads