Amukan Si Jago Merah di Kampung Adat Sinar Resmi Sukabumi

Round-Up

Amukan Si Jago Merah di Kampung Adat Sinar Resmi Sukabumi

Tim detikJabar - detikJabar
Selasa, 08 Sep 2026 07:30 WIB
Ilustrasi api neraka, kebakaran.
Ilustrasi api. (Foto: Rawpixel/Freepik)
Sukabumi -

Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (7/9/2026) pagi. Insiden ini mengakibatkan dua bangunan hangus dan empat rumah warga lainnya mengalami kerusakan.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisolok, Andri Firmansyah, melaporkan api mulai berkobar sekitar pukul 08.10 WIB. Salah satu bangunan yang ludes adalah rumah panggung milik Sekretaris Desa (Sekdes) Sirnaresmi, Vilka Mandala alias Aa Filka, yang merupakan putra dari Ketua Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Abah Asep Nugraha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dampak kebakaran menyebabkan satu unit rumah habis terbakar atas nama Vilka Mandala yang dihuni 1 KK berisi 4 jiwa, satu unit MCK ludes, serta empat unit rumah lainnya mengalami rusak ringan," ujar Andri dalam laporan tertulis Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan data yang dihimpun, empat rumah warga yang terdampak kerusakan ringan tersebut dihuni oleh keluarga Dandi Septian (3 jiwa), Itom (4 jiwa), Janim (4 jiwa), dan Unen (3 jiwa).

ADVERTISEMENT

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa nahas ini. Namun, keluarga Vilka Mandala yang berjumlah empat orang terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman karena kehilangan tempat tinggal.

"Penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Penanganan di lapangan dilakukan melalui koordinasi bersama pihak Desa Sirnaresmi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Damkar," kata Andri.

Kondisi terkini di lokasi kejadian dilaporkan sudah mulai kondusif. Relawan dari komunitas Paguris (Pecinta Alam Gunung Rimba Sungai), Suminta, mengonfirmasi api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh petugas gabungan.

"Lokasi sekarang sudah aman dan dingin. Pendinginan dilakukan oleh petugas Damkar dengan mengerahkan dua unit armada, dibantu satu kendaraan dari Kodim, serta dukungan dari Linmas dan pihak Muspika Kecamatan Cisolok," ungkap Suminta saat dikonfirmasi terpisah.

Terkait pemicu kebakaran, dugaan sementara mengarah pada gangguan arus pendek atau korsleting listrik di kediaman Sekdes. Embusan angin dan material bangunan yang mudah terbakar sempat membuat api menjalar dengan cepat ke bangunan di sekitarnya.

"Informasi awal diduga dari listrik di rumah Pak Filka. Apinya sangat besar sehingga menjilat bangunan lain di dekatnya. Rumah Pak Dadi terbakar sebagian, lalu rumah Pak Itom di atas MCK, dan rumah Pak Dandi," tutur Suminta.

Beruntung, api tidak sampai merembet ke deretan rumah adat lainnya. Hal ini berkat aksi heroik warga setempat yang melakukan pemadaman mandiri menggunakan sumber mata air terdekat, serta penggunaan material asbes pada beberapa atap bangunan tetangga yang membantu menghambat laju api.

Saat ini, BPBD Kabupaten Sukabumi tengah melakukan pendataan lebih lanjut. Kebutuhan mendesak bagi para korban terdampak saat ini meliputi bantuan logistik dasar, pakaian (sandang), serta bahan pangan.

(sya/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads